Ketua MUI Cholil Nafis Setuju Subsidi Biaya Haji Dihapuskan
Kamis, 18 Agustus 2022 - 17:18 WIB
loading...
Sebanyak 450 jamaah haji dan pendamping kloter pertama asal Sumsel, Debarkasi Palembang tiba di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Senin (1/8/2022). FOTO/DOK.MPI/Mushaful Imam
A
A
A
JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Bidang Dakwah dan Ukhuwah, Cholil Nafis setuju jika subsidi biaya haji dihapuskan. Sebab, menurutnya, ibadah haji diperuntukkan bagi yang mampu, sedangkan subsidi ditujukan untuk orang tidak mampu.
Hal ini disampaikan Cholil Nafis di akun Twitternya merespons pernyataan Wakil Presiden Ma'aruf Amin terkait besarnya subsidi biaya haji oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) hingga mencapai 60% dari total keseluruhan dana haji.
"Sekali lagi, saya setuju dihapus aja subsidi itu karena yang haji harus yang mampu. Subsidi itu untuk yang tidak mampu," kata Cholil Nafis dikutip, Kamis (18/8/2022).
Pada tweet sebelumnya, Rais Syuriyah PBNU periode 2022-2027 ini menyampaikan, pemerintah dan BPKH seharusnya tidak perlu memberikan subsidi haji kepada umat Islam di Indonesia. Sebab, dalam Islam, ibadah haji wajib dilaksanakan bagi orang-orang yang mampu.
Hal ini disampaikan Cholil Nafis di akun Twitternya merespons pernyataan Wakil Presiden Ma'aruf Amin terkait besarnya subsidi biaya haji oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) hingga mencapai 60% dari total keseluruhan dana haji.
"Sekali lagi, saya setuju dihapus aja subsidi itu karena yang haji harus yang mampu. Subsidi itu untuk yang tidak mampu," kata Cholil Nafis dikutip, Kamis (18/8/2022).
Pada tweet sebelumnya, Rais Syuriyah PBNU periode 2022-2027 ini menyampaikan, pemerintah dan BPKH seharusnya tidak perlu memberikan subsidi haji kepada umat Islam di Indonesia. Sebab, dalam Islam, ibadah haji wajib dilaksanakan bagi orang-orang yang mampu.
Lihat Juga :