Jokowi Melarang Para Menteri Bekerja Standar
Kamis, 18 Agustus 2022 - 10:44 WIB
loading...
Presiden Jokowi meminta para menterinya tidak bekerja secara standar dan rutinitas. Foto/tangkapan layar
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) meminta kepada menterinya agar tidak bekerja secara standar. Sebab kondisi saat ini dinilai tidak normal.
"Oleh sebab itu kita tidak boleh bekerja standar engga bisa lagi. Karena keadaannya tidak normal. Kita tidak boleh bekerja rutinitas karena memang keadaannya tidak normal tidak bisa kita memakai standar standar baku standar standar pakem gabisa," tegas Jokowi dalam sambutannya pada Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi 2022, Kamis (18/8/2022).
Baca juga: Pengukuhan PBNU 2022-2027 Dihadiri Jokowi sampai AHY
Jokowi meminta para menteri dan kepada daerah agar tidak bekerja sesuai rutinitas. Namun, juga harus memperhatikan faktor makro dan mikronya.
"Para Menteri, Gubernur, Bupati, Wali Kota juga sama gabisa lagi kita bekerja rutinitas engga bisa. Bekerja hanya melihat makronya saja engga bisa gak akan jalan percaya saya. Makro dilihat, mikro dilihat lebih lagi harus detil juga dilihat lewat angka-angka dan data-data katena memang keadaannya tidak normal," kata Jokowi.
"Oleh sebab itu kita tidak boleh bekerja standar engga bisa lagi. Karena keadaannya tidak normal. Kita tidak boleh bekerja rutinitas karena memang keadaannya tidak normal tidak bisa kita memakai standar standar baku standar standar pakem gabisa," tegas Jokowi dalam sambutannya pada Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi 2022, Kamis (18/8/2022).
Baca juga: Pengukuhan PBNU 2022-2027 Dihadiri Jokowi sampai AHY
Jokowi meminta para menteri dan kepada daerah agar tidak bekerja sesuai rutinitas. Namun, juga harus memperhatikan faktor makro dan mikronya.
"Para Menteri, Gubernur, Bupati, Wali Kota juga sama gabisa lagi kita bekerja rutinitas engga bisa. Bekerja hanya melihat makronya saja engga bisa gak akan jalan percaya saya. Makro dilihat, mikro dilihat lebih lagi harus detil juga dilihat lewat angka-angka dan data-data katena memang keadaannya tidak normal," kata Jokowi.
Lihat Juga :