BKKBN Tekankan Pentingnya Edukasi Gizi Masyarakat demi Songsong Generasi Emas

Rabu, 17 Agustus 2022 - 18:29 WIB
loading...
BKKBN Tekankan Pentingnya Edukasi Gizi Masyarakat demi Songsong Generasi Emas
Kepala BKKBN Hasto Wardoyo dalam Webinar Bangkit Bersama Lebih Kuat bertema Insan Sehat Indonesia Kuat, Rabu (17/8/2022). Webinar ini digelar MNC Portal Indonesia. Foto/Tangkapan layar
A A A
JAKARTA - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional ( BKKBN) mengingatkan pentingnya edukasi gizi bagi masyarakat untuk menyongsong Generasi Emas Indonesia. Tanpa pemahaman yang baik terkait gizi, Indonesia akan menghadapi tantangan kualitas SDM.

"Kami BKKBN bagaimana mengedukasi cara padang masyarakat. Terutama kita saat ini menghadapi Indonesia Emas, sehingga dibutuhkan generasi sehat dan kuat. Tapi kita masih menghadapi kualitas SDM, stunting 24,4 persen, ini karena kualitas lingkungan belum bagus," jelas Kepala BKKBN Hasto Wardoyo dalam Webinar Bangkit Bersama Lebih Kuat bertema 'Insan Sehat Indonesia Kuat', Rabu (17/8/2022). Webinar ini digelar MNC Portal Indonesia .

Oleh karenanya, diperlukan edukasi secara konsisten dan terus-menerus kepada masyarakat agar mereka mengonsumsi makanan bergizi. Setidaknya angka stunting bisa ditekan. Salah satunya misalnya, masyarakat mengonsumsi beras dengan kadar vitamin tinggi seperti beras terfortifikasi, agar generasi yang dihasilkan sehat dan tidak terkena anemia.

Baca juga: BKKBN Bertekad Cetak SDM Unggul untuk Indonesia Lebih Maju

"Saya kira beras ini sangat baik. Karena sudah mengandung zinc dan bisa komponen asam folat, vitamin B, zat besi atau vitamin D. Ini penting agar menghasilkan generasi sehat dikemudian hari," ujar dia.

Menurut dia, saat ini 37 persen penduduk Indonesia yang akan menikah berada dalam kondisi anemia. Padahal, jika perempuan mengalami anemia, begitu hamil dan melahirkan akan menghasilkan anak yang kurang sehat.

"Saat menikah, banyak orang dibela-belain melakukan prewedding dengan biaya habis puluhan juta. Tetapi faktor kesehatan agak terabaikan. Padahal kesehatan sperma sangat penting agar anak yang nantinya dilahirkan dalam kondisi sehat. Tiga bulan saja mengonsumsi makan bergizi, maka bibitnya nanti bagus," jelas dia.

Menurut Hasto, laki laki dan perempuan harus memiliki kecukupan gizi, salah satunya kadar zinc. Kadar zinc ini bisa didapat dari beras yang telah memiliki semua kadar vitamin. Dengan mengonsumsi makanan bergizi, dia berharap regenerasi Indonesia akan menghasilkan SDM berkualitas.
(zik)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1472 seconds (11.97#12.26)