Komnas HAM Mulai Susun Kerangka Peristiwa Kasus Kematian Brigadir J

Selasa, 16 Agustus 2022 - 05:00 WIB
loading...
Komnas HAM Mulai Susun...
Komsiioner Komnas HAM, Choirul Anam menjelaskan pihaknya mulai menyusun kerangka peristiwa pada kasus penembakan Brigadir J di rumah eks Kadiv Propam, Irjen Pol Ferdy Sambo. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) , Choirul Anam menjelaskan pihaknya mulai menyusun kerangka peristiwa pada kasus penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di rumah eks Kadiv Propam, Irjen Pol Ferdy Sambo.

Anam menuturkan, penyusunan kerangka kasus ini akan dimulai pada besok hari Selasa (16/8/2022), serta diprediksi selesai dalam kurun waktu satu minggu. Baca juga: Periksa Bharada E, Komnas HAM: Semakin Kuat Indikasi Obstruction of Justice

“Mungkin sampai Senin depan kami akan mulai menyusun, kerangka peristiwa, konstruksi peristiwanya, secara hak asasi manusia di mana letak pelanggarannya, apa argumennya dan apa bukti-bukti pelanggarannya,” ujar Anam saat konferensi pers Senin (15/8/2022).



Menurutnya, dalam obstruction of justice atau upaya penghalangan proses hukum, saat ini juga tengah disusun secara rinci oleh pihaknya.

“Khususnya dalam peristiwa ini ya terkait barang, terkait cerita dan sebagainya itu yang kami akan susun, mana buktinya, yang begitu sedang kami susun,” jelas Anam.

“Sehingga ketika nanti ketemu sama Timsus secara besar, itu bisa memberikan rekomendasi, termasuk juga ya kepada pemerintah misalnya ke Pak Presiden atau Profesor Mahfud,” tambahnya.

Sebelumnya, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendatangi rumah dinas eks Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo di Kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Senin (15/8/2022). Pantauan langsung MNC Portal di lokasi, dua Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara dan Choirul Anam mendatangi rumah dinas Ferdy Sambo sekitar pukul 15.10 WIB. Baca juga: Komnas HAM Tegaskan Tak Ada Penganiayaan terhadap Brigadir J, Hanya Luka Tembak

Choirul Anam mengenakan batik berwarna cokelat, sedangkan Beka Ulung Hapsara mengenakan batik bercorak berwarna biru dan merah. Choirul Anam dan Beka Ulung Hapsara menggunakan sarung tangan berwarna putih berjalan menuju ke dalam rumah dinas Ferdy Sambo.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Pakar Optimistis Kepolisian Jadi Institusi yang Modern dan Presisi
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
Komnas HAM Diminta Awasi...
Komnas HAM Diminta Awasi Dugaan Kriminalisasi dan Penahanan Sulaiman
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
GNB Bahas RUU Polri...
GNB Bahas RUU Polri saat Bertemu Megawati
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
Rekomendasi
Logo Koperasi dalam...
Logo Koperasi dalam Iklan Air Mineral Dinilai Bisa Membingungkan Konsumen
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Qatar Tersingkir dari...
Qatar Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bosnia-Herzegovina Jaga Kans Lolos ke 32 Besar
Berita Terkini
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Perjuangkan Hak Daerah,...
Perjuangkan Hak Daerah, Komisi XI DPR Upayakan TKD Tak Berkurang
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat
Cerita Roy Suryo Tidak...
Cerita Roy Suryo Tidak Ditahan Kejaksaan: Tak Ada Larangan Tampil di Podcast
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Infografis
Richard Eliezer Divonis...
Richard Eliezer Divonis 1,5 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Brigadir J
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved