Wamen ATR/BPN Raja Juli Antoni Realisasikan Salah Satu Poin MoU Helsinki

Senin, 15 Agustus 2022 - 16:10 WIB
loading...
Wamen ATR/BPN Raja Juli Antoni Realisasikan Salah Satu Poin MoU Helsinki
Wakil Menteri (Wamen) ATR/BPN, Raja Juli Antoni dalam rangka memperingati Hari Damai Aceh ke-17. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Secara bertahap Pemerintah terus menyelesaikan sejumlah sertifikat tanah. Seperti yang dilakukan oleh Wakil Menteri (Wamen) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertahanan Nasional (ATR/BPN), Raja Juli Antoni .

Dalam rangka memperingati Hari Damai Aceh ke-17, Raja Juli Antoni menyerahkan sertifikat hak atas tanah kepada masyarakat di Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Aceh Barat, dan Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh.

"Salah satu butir kesepahaman dalam MoU Helsinki tersebut adalah hak untuk mendapatkan lahan bagi mantan kombatan GAM, Tapol Napol, dan korban konflik," kata Raja Juli, di Taman Ratu Safiatuddin, Kota Banda Aceh, Senin (15/8/2022).

"Hal ini tidak lain agar butir kesepahaman terkait hak atas lahan itu segera bisa diselesaikan dengan bermartabat," tambahnya.

Baca juga: Pengakuan Jujur Raja Juli Antoni Soal Tugas Wamen ATR/BPN

Hingga tahun 2021, Lanjut Wamen ATR BPN, sudah sekitar 2,500 Ha sudah disediakan lahan untuk mantan kombatan, Tapol Amnesti dan Korban Konflik.

"Hari ini kami kembali menyerahkan lahan seluas 2.800 Ha sebagai bentuk komitmen Kementerian ATR-BPN dalam memenuhi butir kesepahaman yang tertuang dalam MoU Helsinki," ucapnya.

"Tanah tersebut tersebar di 3 Kabupaten sebagai berikut: Kabupaten Aceh Barat (3 sertifikat, dengan luas 1.652,9 Ha); Kabupaten Aceh Besar (1 sertifikat, dengan luas 630,6 Ha); dan Kabupaten Nagan Raya (2 sertifikat, dengan luas 558 Ha)," ungkapnya.

Baca juga: Dilantik Jadi Wamen ATR/BPN, Raja Juli: Diminta Selesaikan Konflik Agraria

Atas nama Kementerian ATR BPN, Raja Juli Antoni mengatakan, upaya ini tidak berhenti sampai disini, masih banyak masalah yang belum terselesaikan. Untuk itu Wamen meminta seluruh pihak untuk terus bahu-membahu menyelesaikan masalah ini.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2652 seconds (10.101#12.26)