Wasekjen Perindo: Money Politics Ancaman Terbesar Demokrasi di Indonesia

Minggu, 14 Agustus 2022 - 20:42 WIB
loading...
Wasekjen Perindo: Money...
Wasekjen DPP Partai Perindo Muhammad Sopiyan menyebut money politics atau politik uang sebuah hal yang berbahaya untuk masa depan demokrasi Indonesia.
A A A
JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Persatuan Indonesia ( Perindo ) Muhammad Sopiyan menuturkan, money politics atau politik uang menjadi sebuah hal yang berbahaya bagi masa depan demokrasi di Indonesia.

"Saya kira memang politik uang ini menjadi salah satu penyakit dan ancaman buat masa depan demokrasi kita ya, ini yang terjadi, kalau masih seperti ini, ya itu akan dikuasai oleh orang berduit. Ini jadi problem," ujar Sopiyan dalam Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia dengan tema: Pentingnya Kehidupan Demokrasi Dalam Masyarakat, Minggu (14/8/2022).

Baca juga: Cegah Potensi Money Politic, Partai Perindo Rekrut Caleg dengan Sistem Terbuka dan Transparan

Menurutnya, politik uang menjadi salah satu indikator kemunduran demokrasi yang ada di Indonesia, karena dikuasai oleh para elite yang mempunyai segelintir uang.

Baca juga: Pengamat: Konvensi Rakyat Partai Perindo Jaga Iklim Demokrasi Indonesia

"Sehingga kader-kader partai yang berjuang punya integritas, kompeten tidak bisa bertanding di arena itu. Ini menjadi catatan penting untuk demokrasi ya, soal politik uang, karena politik uang tersebut, itu menjadi mahal ya," tambah Sopiyan.

Sopiyan menjelaskan, selama masih ada sistem seperti ini,demokrasi di Indonesia terutama di masa depan akan rusak."Selama sistem seperti ini, penekanannya adalah uang, Demokrasi adalah milik orang berduit. Ya ini yang sangat berbahaya. Kalau ini sistem yang terjadi Saya kira bisa merusak masa depan demokrasi di Indonesia ya. Itu akan menjadi kompetisi yang tidak sehat, siapa yang beruang ya itulah yang menang," tuturnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Soroti Isu Reformasi...
Soroti Isu Reformasi Jilid II, Sekjen Cipayung Plus: Tantangan Saat Ini Berbeda dengan 1998
Soroti Masalah Bangsa,...
Soroti Masalah Bangsa, Jaringan Cendekiawan Muda Ajukan 7 Tuntutan
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Siapkan 5.000 Anggota...
Siapkan 5.000 Anggota Baru, DPD Partai Perindo Madiun Optimistis Raih 5 Kursi DPRD
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
Rekomendasi
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo Energy dan BP per 22 Juni 2026
Pascapemadaman Listrik...
Pascapemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa, PLN Update Kondisi Perbaikan
Berita Terkini
iPhone XS Mantan Kepala...
iPhone XS Mantan Kepala Dinas Perizinan Jogja Dilelang KPK: Laku Rp34 Juta, tapi Belum Dilunasi Pemenang Lelang
Kebangkitan Sepak Bola...
Kebangkitan Sepak Bola Asia: Pelajaran untuk Pembangunan Ekonomi
Memahami Urgensi Koperasi...
Memahami Urgensi Koperasi Desa Merah Putih
Polda Metro Singgung...
Polda Metro Singgung Ada Mantan Pejabat Berupaya Hambat Kasus Roy Suryo
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Dirjen Imigrasi Minta Buka Akses Seluas-luasnya untuk KPK
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved