Gerakan Propaganda A3 Jepang yang Layu Sebelum Berkembang

Minggu, 14 Agustus 2022 - 05:37 WIB
loading...
Gerakan Propaganda A3...
Gerakan Propaganda A3 Jepang yang tak berlangsung lama karena tidak mendapat dukungan rakyat. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Lewat gerakan propaganda 3A Jepang merebut simpati rakyat Indonesia yang sangat memimpikan kemerdekaan. Bagi Jepang dukungan dan simpati rakyat Indonesia sangat penting untuk menghadapi pasukan Sekutu di Asia Timur Raya dalam Perang Dunia II .

Semboyan propaganda A3 adalah perang Asia Timur Raya untuk membebaskan seluruh Asia dari penjajahan bangsa Barat. Semboyan ini ingin meyakinkan bahwa Jepang adalah pemimpin Asia yang akan membebaskan seluruh negara jajahan Eropa.

Dikutip dari buku Sejarah Nasional Indonesia (Balai Pustaka: 2008), gerakan propanda 3A digagas Kepala Departemen Propaganda (Sendenbu) Jepang atau Hitoshi Shimizu. Secara resmi gerakan propaganda A3 dicetuskan pada 29 April 1942, bertepatan dengan hari lahir Kaisar Hirohito atau hampir dua bulan setelah Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang, yaitu 8 Maret 1942.

Baca juga: Monumen Perang Dunia II, Memorial Korban Perang Pasifik di Manado

Isi propaganda A3 adalah Ajia no hikari Nippon atau Jepang cahaya Asia; Ajia no botai Nippon atau Jepang pelindung Asia; dan Ajia no shidōsya Nippon atau Jepang pemimpin Asia. Untuk memuluskan propaganda 3A ini, Jepang menunjuk tokoh pergerakan nasional Mr Syamsuddin sebagai ketua.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo: Indonesia Berada...
Prabowo: Indonesia Berada pada Persimpangan Sejarah, di Tengah Konflik Dunia
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Peristiwa Bersejarah...
Peristiwa Bersejarah 21 Mei 1998, BJ Habibie Ucapkan Sumpah Jabatan Presiden di Istana Merdeka
Peristiwa Bersejarah...
Peristiwa Bersejarah 21 Mei 1998, Soeharto Berhenti dari Jabatan Presiden
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
Rekomendasi
Mengapa Safar Dijuluki...
Mengapa Safar Dijuluki Bulan Perang? Simak 9 Peristiwa Bersejarah Islam Ini
Inggris vs Argentina:...
Inggris vs Argentina: Rival Lama Berebut Final
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Berita Terkini
Profil Irjen Totok Suharyanto,...
Profil Irjen Totok Suharyanto, Kakortastipidkor Polri yang Ungkap Megakorupsi Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Tantangan Tata Kelola...
Tantangan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Ketahanan Nasional
Tindak Lanjut Perpres...
Tindak Lanjut Perpres 111/2025, Kemenag Siapkan Materi Pendidikan Cegah Penyebaran LGBTQ
Kasus Febrie Adriansyah,...
Kasus Febrie Adriansyah, Pengamat: Sapu Kotor Tak Bisa Bersihkan Korupsi
Bakom Sangkal Febrie...
Bakom Sangkal Febrie Adriansyah Algojo Pemberantasan Korupsi di Kejagung
Telkomsat Gandeng UNIVITY...
Telkomsat Gandeng UNIVITY Perkuat Pemantauan Keamanan Nasional
Infografis
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved