Bertemu Pimpinan Lembaga Negara, Presiden Jokowi Bahas Krisis Global
Jum'at, 12 Agustus 2022 - 18:39 WIB
loading...
Presiden Jokowi melakukan pertemuan dengan para pimpinan lembaga negara di Istana Negara, Jakarta, Jumat (12/8/2022), membahas tentang krisis global. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan dengan para pimpinan lembaga negara di Istana Negara, Jakarta, Jumat (12/8/2022). Dalam keterangannya selepas pertemuan, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa, pertemuan tersebut membahas tentang krisis global.
Krisis global itu kata Jokowi, sedang terjadi di beberapa negara di dunia, mulai dari krisis pangan, krisis energi, hingga krisis keuangan.
"Kita berbicara mengenai krisis global yang berkaitan dengan krisis pangan, krisis energi, dan juga krisis keuangan. Kita berbagi, sharing mengenai hal-hal yang berkaitan dengan domestik kita, baik yang berkaitan dengan pangan, yang berkaitan dengan energi, dan juga yang berkaitan dengan keuangan," ujar Presiden dalam keterangannya, Jumat (12/8/2022).
Baca juga: Antisipasi Krisis Global, Pengusaha Ingin Tetap Dapat Stimulus
Selain itu Kepala Negara menuturkan, pertemuan tersebut juga membahas tentang subsidi pemerintah dalam rangka mengantisipasi kenaikan harga energi. Presiden menyebut, saat ini Indonesia telah memberikan jumlah subsidi yang cukup besar dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
"Cari negara yang subsidinya sampai Rp502 triliun karena kita harus menahan harga Pertalite, gas, listrik, termasuk Pertamax, gede sekali. Tapi apakah angka Rp502 triliun ini masih terus kuat bisa kita pertahankan?" tutur Kepala Negara.
Baca juga: Anis Matta Sebut Indonesia Harus Siap Hadapi Krisis Global Berkepanjangan
Krisis global itu kata Jokowi, sedang terjadi di beberapa negara di dunia, mulai dari krisis pangan, krisis energi, hingga krisis keuangan.
"Kita berbicara mengenai krisis global yang berkaitan dengan krisis pangan, krisis energi, dan juga krisis keuangan. Kita berbagi, sharing mengenai hal-hal yang berkaitan dengan domestik kita, baik yang berkaitan dengan pangan, yang berkaitan dengan energi, dan juga yang berkaitan dengan keuangan," ujar Presiden dalam keterangannya, Jumat (12/8/2022).
Baca juga: Antisipasi Krisis Global, Pengusaha Ingin Tetap Dapat Stimulus
Selain itu Kepala Negara menuturkan, pertemuan tersebut juga membahas tentang subsidi pemerintah dalam rangka mengantisipasi kenaikan harga energi. Presiden menyebut, saat ini Indonesia telah memberikan jumlah subsidi yang cukup besar dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
"Cari negara yang subsidinya sampai Rp502 triliun karena kita harus menahan harga Pertalite, gas, listrik, termasuk Pertamax, gede sekali. Tapi apakah angka Rp502 triliun ini masih terus kuat bisa kita pertahankan?" tutur Kepala Negara.
Baca juga: Anis Matta Sebut Indonesia Harus Siap Hadapi Krisis Global Berkepanjangan
Lihat Juga :