Wakapolri Sambangi Mako Brimob Jelang Pemeriksaan Sambo dan Bharada E oleh Komnas HAM

Jum'at, 12 Agustus 2022 - 16:36 WIB
loading...
Wakapolri Sambangi Mako...
Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono menyambangi Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono menyambangi Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Jumat (12/8/2022). Rombongan Wakapolri mendatangi ke Mako Brimob sebelum Komnas HAM melakukan pemeriksaan terhadap Bharada Richard Eliezier atau Bharada E dan Irjen Pol Ferdy Sambo .

Dari pantauan MNC Portal di lapangan, 12 mobil berjenis SUV masuk ke Mako Brimob pada pukul 15.11 WIB. Para petugas keamanan pun sigap mengamankan arus lalu lintas ketika rombongan mobil tiba.

MNC Portal sudah berupaya mengonfirmasi kedatangan Wakapolri ke Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo. Namun, hingga berita ini diturunkan Dedi tak merespons pesan singkat yang dilayangkan.

Baca juga: Ferdy Sambo Minta Maaf: Niat Saya Melindungi Kehormatan Keluarga

Sebelum Wakapolri tiba, terpantau dua mobil Brimob RIMUENG dengan pengawalan ketat tiba di Mako Brimob sekitar pukul 14.55 WIB. Sementara itu, penjagaan Mako Brimob diperketat. Dua unit kendaraan taktis (rantis) baracuda disiagakan tepat di depan Mako Brimob.

Sementara itu, 10 unit motor berjenis trail juga disiagakan terparkir rapi tepat di samping baracuda. Jumlah motor yang disiagakan ini bertambah dari kemarin, Kamis 11 Agustus 2022 yang hanya terparkir delapan unit.

Baca juga: Komnas HAM Bocorkan Materi Pemeriksaan Ferdy Sambo, Ini Garis Besarnya

Sejumlah petugas berbaju loreng dilengkapi senjata laras panjang juga bersiaga di depan gerbang Mako Brimob. Arus lalu lintas di depan Mako Brimob yakni Jalan Akses Universitas Indonesia masih terpantau lancar. Dari pantauan sejak pukul 9.30 WIB, sejumlah kendaraan dinas hilir masuk-keluar ke Mako Brimob.

Sebagai informasi, pada hari ini, Komnas HAM akan memeriksa Irjen Ferdy Sambo dan Bharada E di Mako Brimob terkait kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. "Jadi pemeriksaan FS sama Bharada E dijadikan satu di tempatnya di sana biar tidak bolak balik," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada awak media, Jakarta, Jumat (12/8/2022).

Menurut Dedi, Bharada E diperiksa di Mako Brimob oleh Komnas HAM dengan tujuan untuk efektivitas dan efisiensi. Mengingat, Bharada E ditahan di Rutan Bareskrim Polri. Sedangkan, Ferdy Sambo memang ditahan di Mako Brimob. "Ya biar lebih praktis (pemeriksaan dilakukan berbarengan di Mako Brimob)," ujar Dedi.

Polri menetapkan empat tersangka kasus penembakan Brigadir J. Mereka adalah, Irjen Ferdy Sambo, Bharada E, asisten rumah tangga sekaligus sopir Kuat Ma'ruf dan Bripka Ricky Rizal.

Dalam kasus ini, Polri memastikan bahwa tidak ada peristiwa tembak menembak. Faktanya, Bharada E disuruh menembak Brigadir J oleh Irjen Ferdy Sambo.

Irjen Ferdy Sambo pun diduga memainkan perannya sebagai pihak yang melakukan skenario agar kasus Brigadir J muncul ke publik dengan isu baku tembak. Dalam hal ini, Ferdy Sambo menembak dinding di lokasi kejadian dengan pistol milik Brigadir J agar seolah-olah itu merupakan tembak-menembak. Atas perbuatannya, mereka semua disangka melanggar Pasal 340 subsidair Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Pigai Semprot Komnas...
Pigai Semprot Komnas HAM usai Singgung Dugaan Pelanggaran HAM di Program MBG
RUU HAM Diyakini Perkuat...
RUU HAM Diyakini Perkuat Independensi Komnas HAM, Kembalikan sebagai Rumah Aktivis dan Pembela HAM
Ferdy Sambo Kuliah S2...
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Lapas Cibinong, Ini Penjelasan Ditjen Pemasyarakatan
Ferdy Sambo Kuliah S2...
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Lapas Cibinong, Ambil Magister Teologi
Yusril: Fungsi Pengawasan...
Yusril: Fungsi Pengawasan dan Penegakan Komnas HAM Tak Bisa Diambil Pemerintah
Kapolri Naikkan Pangkat...
Kapolri Naikkan Pangkat Brigadir Arya Supena yang Gugur Ditembak Maling di Lampung
Polisi di Lampung Gugur...
Polisi di Lampung Gugur Ditembak Pelaku Curanmor, Sahroni: Penghinaan Atas Institusi Negara, Wajib Hukum Maksimal!
Soal Penembakan di Papua,...
Soal Penembakan di Papua, Koops TNI: Dua Insiden Berbeda, Tidak Berkaitan
Rekomendasi
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved