Istri Irjen Ferdy Sambo Tak Kooperatif, LPSK: Dia Cuma Bilang Malu Mbak, Malu
Kamis, 11 Agustus 2022 - 06:37 WIB
loading...
LPSK menyampaikan kesulitannya melakukan assessment terhadap istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi alias PC guna menelaah pengajuan permohonan perlindungan. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyampaikan kesulitannya melakukan assessment terhadap istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi alias PC guna menelaah pengajuan permohonan perlindungan. Pasalnya dalam setiap assesment, LPSK akui tidak menemukan titik terang perihal kesulitan PC saat hendak mengajukan perlindungan tersebut.
Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi Pasaribu mengungkapkan kata-kata yang selau disampaikan PC saat ditemui oleh tim psikolog dan psikiater rujukan lembaganya. Kata-kata yang berulang ini, menurut Edwin, hanya semakin mempersulit timnya untuk menggali keterangan dari PC. Baca juga: Kesulitan Assessment Istri Irjen Ferdy Sambo, LPSK: Kondisi Putri Membutuhkan Pemulihan Mental
"Memang yang terucap hanya itu. Malu mbak, malu. Malunya kenapa kita tidak tahu," ujar Edwin kepada wartawan saat ditemui di Gedung LPSK, Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (10/8/2022).
Menurut keterangan tim psikiater dan psikolog LPSK, Edwin menjelaskan tampak terlihat kondisi kejiwaan PC tidak stabil. Untuk itu, ia menegaskan kebutuhan PC bukanlah perlindungan dari LPSK melainkan butuh penanganan secara medis.
Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi Pasaribu mengungkapkan kata-kata yang selau disampaikan PC saat ditemui oleh tim psikolog dan psikiater rujukan lembaganya. Kata-kata yang berulang ini, menurut Edwin, hanya semakin mempersulit timnya untuk menggali keterangan dari PC. Baca juga: Kesulitan Assessment Istri Irjen Ferdy Sambo, LPSK: Kondisi Putri Membutuhkan Pemulihan Mental
"Memang yang terucap hanya itu. Malu mbak, malu. Malunya kenapa kita tidak tahu," ujar Edwin kepada wartawan saat ditemui di Gedung LPSK, Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (10/8/2022).
Menurut keterangan tim psikiater dan psikolog LPSK, Edwin menjelaskan tampak terlihat kondisi kejiwaan PC tidak stabil. Untuk itu, ia menegaskan kebutuhan PC bukanlah perlindungan dari LPSK melainkan butuh penanganan secara medis.
Lihat Juga :