Nasdem Sarankan Jokowi Perhatikan Masukan Publik dan Survei Sebelum Reshuffle

Senin, 29 Juni 2020 - 18:46 WIB
loading...
Nasdem Sarankan Jokowi...
Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto/Dok SINDO
A A A
JAKARTA - Sekretaris Fraksi Partai Nasdem DPR RI Saan Mustopa menyebut reshuffle merupakan hak prerogatif presiden dengan berbagai pertimbangan dan juga evaluasi terkait kinerja menterinya. Namun, dia mengusulkan agar Jokowi juga mendengarkan masukan publik dan juga survei dalam melakukan reshuffle.

"Presiden tentu punya banyak pertimbangan, punya banyak hasil evaluasi dan review terkait dengan kinerja para menterinya, tapi presiden perlu juga untuk mendengarkan publik, kan banyak hasil survei, ada hasil-hasil survei yang memang bersuara ini ada reshuffle terkait dengan kinerja. Tetapi sekali lagi kita kembalikan karena ini hak prerogatif presiden," kata Saan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2020).

Soal kemungkinan menteri-menteri Nasdem di-reshuffle, Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Barat ini mengaku belum tahu soal itu. Tetapi, Nasdem menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi yang mempunyai hak penuh terkait para pembantunya di kabinet. "Ya itu nanti urusan presiden," ujar Wakil ketua Komisi II DPR itu. (Baca juga: Soal Reshuffle, PDIP Yakin Presiden Punya Pertimbangan Politik dan Strategis ).

Saan menambahkan, sejauh ini partai pimpinan Surya Paloh itu meyakini bahwa menteri-menterinya sudah bekerja secara baik di kementeriannya masing-masing. "Mungkin subjektif ya pandangan kita, cukup baik, perform lah kita. Johnny (Menteri Komunikasi dan Informatika), Bu Siti (Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan), Pak Syahrul (Menteri Pertanian), itu kinerjanya, performanya, perform lah, bagus," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Prabowo Berkelakar Soal...
Prabowo Berkelakar Soal Reshuffle Zulhas usai Salah Sebut Nama Desa di Kebumen
Jabat Kepala Bakom,...
Jabat Kepala Bakom, Qodari: Harus Agresif, Kalau Diserang Tidak Diam
Dari Aktivis ke Menteri,...
Dari Aktivis ke Menteri, Jumhur Hidayat Disebut Punya Daya Juang Tinggi
Reshuffle Kabinet Terbaru,...
Reshuffle Kabinet Terbaru, Murni karena Kinerja atau Politik?
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
Jejak Pendidikan Jumhur...
Jejak Pendidikan Jumhur Hidayat yang Resmi Dilantik Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup
Ribuan Kader Meriahkan...
Ribuan Kader Meriahkan Funwalk HUT-14 NasDem: Satu Semangat Perubahan
Rekomendasi
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Berita Terkini
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Nasaruddin Umar Ingin...
Nasaruddin Umar Ingin Indonesia Jadi Epicentrum Peradaban Dunia Islam Modern
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved