Mengenal Batalyon Infanteri 1, Buaya Petarung Milik TNI AL

Sabtu, 06 Agustus 2022 - 17:01 WIB
loading...
Mengenal Batalyon Infanteri...
Batalyon Infanteri 1 disingkat Yonif 1 Marinir itu biasa dikenal dengan buaya petarung. Foto DOK SINDOnews
A A A
JAKARTA - Batalyon Infanteri 1 disingkat Yonif 1 Marinir itu biasa dikenal dengan buaya petarung merupakan pasukan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) yang termasuk ke dalam Brigade Infanteri 1.

Dilansir dari berbagai sumber, Batalyon Infanteri 1 ini dibentuk pada tanggal 14 Juli 1953 berdasarkan Salinan Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Laut No. 1.4/1/10 yang berisi tentang Pembentukan Landing Team di lingkungan KKO AL .

Baca juga : Markas Batalyon Infantri Akan Dibangun di Bengkulu Utara

Dari situlah pasukan berjuluk Buaya Petarung terbentuk berdasarkan Surat keputusan yang dikeluarkan pada tanggal 28 Juli 1953. Lima tahun kemudian, terbentuklah Kompi A dan Kompi B berdasarkan surat putusan tanggal 19 Juli 1953.

Pada 26 Februari 1957 dibentuklah Batalyon dan pasukan Korps Komando Angkatan Laut (KKO AL) dan tak lama berselang Kompi C kemudian dibentuk pada tahun 1960.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Sertijab, Kolonel Laut...
Sertijab, Kolonel Laut (PM) Khoirul Fuad Resmi Jabat Wadan Puspomal
KRI Canopus-936, Kapal...
KRI Canopus-936, Kapal Survei Canggih TNI AL yang Bisa Deteksi Ranjau Laut dan Jalur Kapal Selam
Lumpuhkan 10 OPM dan...
Lumpuhkan 10 OPM dan Rebut 56 Markas, Satgas Marinir Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari KSAL
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Bea Cukai Pangkal Pinang...
Bea Cukai Pangkal Pinang Sebut 15 Kontainer PMM Telah Memenuhi Syarat
Buaya 4,5 Meter Ini...
Buaya 4,5 Meter Ini Dievakuasi dengan Helikopter, Ada Tubuh Manusia di Dalam Perutnya
Rekomendasi
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Berita Terkini
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Infografis
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved