Jokowi Diuji Ganti Menteri dari Parpol
Senin, 29 Juni 2020 - 13:17 WIB
loading...
A
A
A
Adi mengatakan, reshuffle di masa pandemi bukan perkara mudah. Dia menilai, pasti rumit. Mulai alasan politik hingga profesional. Sehingga, siapa pun menterinya sulit kerja maksimal karena kondisinya memang tak memungkinan untuk maksimal. Semua menteri pasti “mati gaya” dan sulit mau bermanuver apa dalam menangani kondisi saat ini.
Di sisi lain, apakah setelah reshuffle ada jaminan penggantinya akan bekerja maksimal. Belum tentu, selama masih dalam ancaman corona, ganti menteri sulit untuk mengubah keadaan. Karena itu, jika Jokowi akhirnya me-reshuffle kabinetnya, maka tentu harus berbasis kinerja, bukan yang lain. Meski ini sulit 100% objektif karena kondisinya akibat corona.
"Reshuffle bukan alasan politis karena semua parpol pendukung bahkan simbol oposisi kebagian 'kue' sama rata. Saat ini, mencari menteri yang kerjanya maksimal 100% bagai mencari jarum di tumpukan jerami," ungkapnya.
Di sisi lain, apakah setelah reshuffle ada jaminan penggantinya akan bekerja maksimal. Belum tentu, selama masih dalam ancaman corona, ganti menteri sulit untuk mengubah keadaan. Karena itu, jika Jokowi akhirnya me-reshuffle kabinetnya, maka tentu harus berbasis kinerja, bukan yang lain. Meski ini sulit 100% objektif karena kondisinya akibat corona.
"Reshuffle bukan alasan politis karena semua parpol pendukung bahkan simbol oposisi kebagian 'kue' sama rata. Saat ini, mencari menteri yang kerjanya maksimal 100% bagai mencari jarum di tumpukan jerami," ungkapnya.
(nbs)
Lihat Juga :