Deklarasi Capres Lebih Awal, Picu Poros Lain Lakukan Hal yang Sama

Kamis, 04 Agustus 2022 - 15:08 WIB
loading...
Deklarasi Capres Lebih Awal, Picu Poros Lain Lakukan Hal yang Sama
Deklarasi dini koalisi parpol disusul penetapan capres-cawapres 2024, dinilai merupakan langkah positif menarik calon pemilih. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Deklarasi dini koalisi partai politik (parpol) disusul penetapan capres-cawapres 2024 dinilai langkah positif menarik calon pemilih. Hal ini dikatakan oleh pengamat politik dari Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin.

Selain itu menurut Ujang Komarudin, dengan deklarasi lebih awal dapat memberikan pendidikan politik kepada rakyat.

"Dampaknya positif, rakyat diberikan waktu yang luas untuk menilai, memilih, dan memutuskan pasangan yang tepat untuk dipilih," kata Ujang dalam keterangannya, Kamis (4/8/2022).

Baca juga: Ditanya Kapan Deklarasi Capres 2024, Tawa Prabowo Subianto Pecah

Sementara dalam waktu dekat, pada 13 Agustus 2022, Partai Gerindra bakal menggelar Rapimnas. Jika tak ada aral, partai akan mendeklarasikan Ketua Umum DPP Gerindra, Prabowo Subianto sebagai Capres 2024.

Baca juga: Gerindra Sulsel Agendakan Deklarasi Capres untuk Prabowo di Parepare

Menurut Ujang, jika memang nanti Gerindra mendeklrasikan Prabowo sebagai capres dan berkoalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dapat memicu partai atau koalisi partai lainnya seperti Koalisi Indonesia Bersatu dan PDIP untuk deklarasi capres-cawapres.

"Nah ini bisa menjadi pemicu partai- partai lain untuk mengusung capres cawapresnya," kata Direktur Eksekutif IPR ini.

Namun demikian, Ujang juga berpendapat, ada dampak negatif dari deklarasi capres-cawapres lebih awal. Salah satunya yaitu dikritik lawan politik. "Sehingga lawan politik bisa mendegradasi," tutupnya.
(maf)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2139 seconds (11.210#12.26)