Penguburan Beras Bansos di Depok, Perindo: Perbaiki Perencanaan dan Penyaluran Bantuan

Rabu, 03 Agustus 2022 - 19:15 WIB
loading...
Penguburan Beras Bansos...
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Sosial dan Kesejahteraan Rakyat, Yerry Tawalujan menyoroti kasus penguburan satu ton beras bantuan sosial pemerintah di wilayah Sukmajaya, Depok, Jawa Barat. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua DPP Partai Perindo Bidang Sosial dan Kesejahteraan Rakyat, Yerry Tawalujan menyoroti tahap perencanaan dan sistem penyaluran bantuan yang kurang benar terkait kasus penguburan satu ton beras bantuan sosial pemerintah di wilayah Sukmajaya, Depok, Jawa Barat.

Menurut Yerry, seharusnya dari awal Kementerian Sosial telah membuat perencanaan matang terkait pola pengadaan barang bantuan, sistem penyaluran, dan kepastian data penerima bantuan. Stakeholder yang terlibat dalam pengadaan dan penyaluran barang bantuan sosial pun harus jelas SOP-nya. Prosedurnya harus detail, ada plan A dan plan B. Apa yang harus dilakukan jika alamat penerima tidak jelas, atau antisipasi ketika cuaca hujan.

"Dalam kasus penguburan satu ton beras bansos besar kemungkinan telah terjadi kesalahan prosedur. Setiap perusahaan jasa pengiriman ahli dalam menyalurkan barang dan tahu apa yang harus dilakukan jika cuaca hujan. Jadi sebenarnya tidak ada alasan karena cuaca hujan, maka beras busuk, jadi langsung dikubur saja berasnya. Itu jelas salah prosedur," kata Yerry kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (3/8/2022).



Ke depan, lanjut Yerry, langkah solutif yang diusulkan Partai Perindo adalah penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Kementerian Sosial bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota, Kecamatan, Kelurahan sampai tingkat RT/RW. Jangan lagi memakai jasa pihak ketiga, apalagi untuk urusan penyaluran di lapangan.

"Solusi ke depan semua bantuan sosial dari pemerintah langsung saja dikerjakan oleh Kementerian Sosial bersama pemerinta daerah, sampai ke tingkat Kelurahan dan RT/RW. Sebab yang pegang data penerima bantuan ada di tingkat RT/RW. Mereka juga yang tahu apakah warga penerima bantuan itu masih tinggal di alamat yang sama atau sudah pindah, atau sudah meninggal. Kalau penyalurnya diserahkan ke pihak ketiga, apalagi pihak swasta, kejadian seperti ini dapat terulang kembali. Bantuan sosial sudah disalurkan Pemerintah tapi tidak sampai ke rakyat, malah dikubur oleh pihak penyalurnya," katanya.

Baca juga: Beras Bansos Kondisi Rusak atau Tidak Sebelum Dikubur di Depok? Begini Kata Polisi
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Tama Langkun Dukung...
Tama Langkun Dukung Penegakan Hukum di BGN, Minta MBG Tetap Fokus untuk Rakyat
Sri Gusni: Pergantian...
Sri Gusni: Pergantian Pimpinan BGN Harus Jadi Momentum Pembenahan Menyeluruh Program MBG
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Perindo Sultra Bagi-bagi...
Perindo Sultra Bagi-bagi 500 Kupon BBM Pertamax Gratis untuk Ojol dan Warga Kendari
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Rekomendasi
Jadwal Piala Dunia 2026:...
Jadwal Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda Ditantang Jepang
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jerman vs Curacao: Sang...
Jerman vs Curacao: Sang Debutan Jadi Ujian Perdana Die Mannschaft
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved