Konferensi Jurnalisme Data dan Komputasi Sukses Digelar

Rabu, 03 Agustus 2022 - 16:58 WIB
loading...
A A A
Beberapa proyek berbasis jurnalisme data yang menarik dan berdampak pada masyarakat juga dibedah di DCJ-CI 2022, seperti kasus plasma perusahaan kelapa sawit di Indonesia, hingga proyek Panama Papers yang pengungkapan skandal pencucian uang dunia. Sesi yang juga banyak menarik perhatian pendaftar adalah sesi workshop, di mana peserta diajarkan baik secara langsung maupun secara daring mulai dari penggunaan tools-tools olah data, visualisasi data, hingga fact-checking.

Selama empat hari, peserta terlibat aktif dalam rangkaian diskusi, seminar, dan pelatihan langsung. Peserta dibekali pengetahuan mengolah data, memvisualisasikan data, dan mengenal teknologi terbaru dalam ruang redaksi. Dengan begitu, kemampuan peserta dalam bekerja dengan data dan teknologi semakin tajam dan peserta mampu berpikir kritis terhadap suatu isu.

"Melalui serangkaian pelatihan langsung dan seminar di konferensi ini, para jurnalis, mahasiswa, dan dosen jurnalistik menjadi semakin mahir dalam jurnalisme data dan komputasi, serta mengenali teknologi terbarunya. Kami harapkan ke depannya mereka dapat membagikan pengetahuan yang didapat dan menerapkannya di ruang redaksi. Dengan begitu, karya jurnalistik berkualitas yang mereka hasilkan memungkinkan masyarakat terinformasi lebih baik, serta memiliki dampak perubahan yang positif di masyarakat," kata Project Officer DCJ-CI, Utami Diah Kusumawati.

Ahli jurnalisme data dan komputasi dari berbagai negara terlibat dalam serangkaian pelatihan langsung dan seminar di DCJ-CI 2022, seperti Adolfo Arranz (Senior Graphics Editor di Reuters) yang berdiskusi tentang meningkatnya praktik jurnalisme data dan komputasi saat pandemi, Alberto Cairo (Knight Chair in Visual Journalism, School of Communication di University of Miami) yang berbicara tentang prinsip jurnalisme data dan visualisasi data,hingga Shadab Nazmi (BBC India) yang memandu pelatihan penggunaan perangkat R, dan dan Uli Köppen yang berbicara tentang Artificial Inteligence di ruang redaksi.

"Saya pikir hanya ruang redaksi besar dan ruang redaksi dengan sumber daya yang cukup yang menggunakan teknologi artificial intelligence. Tapi ada banyak ruang redaksi juga yang sudah menggunakan AI tanpa menyadarinya. Misalnya saat mereka menggunakan piranti penerjemahan, alat otomatisasi pada umumnya. Menurut saya yang penting bagi ruang redaksi adalah adanya jurnalis yang menyadari pentingnya kemampuan menjalankan AI untuk memenuhi kebutuhan ruang redaksi itu sendiri. Ini akan menjadi kunci untuk sebuah ruang redaksi kecil mendapatkan manfaat besar dari apa yang terjadi (terkait AI) di luar sana," ujar Uli Köppen.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
MUI Galang Donasi di...
MUI Galang Donasi di Depan Kedubes AS untuk Korban Bencana Sumatera
Genosida Masih Berlangsung,...
Genosida Masih Berlangsung, Buruh dan Ojol Bakal Gelar Aksi Solidaritas Selamatkan Gaza
Mengasah Kemampuan Jurnalistik...
Mengasah Kemampuan Jurnalistik di Ujung Timur Indonesia
SindoNews Sharing Session:...
SindoNews Sharing Session: Kupas Tuntas Teknik Foto Jurnalistik di Papua Tengah
Aksi Damai di Kedubes...
Aksi Damai di Kedubes AS, Massa Salat Ghaib untuk 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Lowongan Kerja Kedubes...
Lowongan Kerja Kedubes AS Dibuka Kembali, Gaji Tembus Rp217 Juta per Tahun
Aksi Solidaritas untuk...
Aksi Solidaritas untuk Venezuela di Depan Kedubes AS di Jakarta
Rekomendasi
Sekda Tangsel Bambang...
Sekda Tangsel Bambang Ingatkan ASN Berikan Pelayanan Publik Sesuai Standar
Heboh! Sejumlah Artis...
Heboh! Sejumlah Artis Tagih Honor Miliaran Rupiah ke TV Swasta
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Berita Terkini
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
KPK Dalami Pertemuan...
KPK Dalami Pertemuan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dengan Menhut Raja Juli
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
7 Kasus Pencucian Uang...
7 Kasus Pencucian Uang Terbesar di Indonesia, Nilainya Tembus Belasan Triliun hingga Penjara Seumur Hidup
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Hadiahi Istri Arist Merdeka Sirait Ziarah Holyland
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved