Anggota DPR Minta Polri Bebaskan Demonstran di Labuan Bajo
Rabu, 03 Agustus 2022 - 02:40 WIB
loading...
A
A
A
Dia mendengar dari Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) setempat, bahwa lebih dari 10 ribu wisatawan domestik dan mancanegara membatalkan kunjungan ke Labuan Bajo akibat kenaikan harga tiket masuk Pulau Komodo itu. “Yang kena dampaknya secara langsung adalah pelaku UMKM di sekitar Taman Nasional Komodo,” imbuhnya.
Jadi, lanjut dia, ada sisi sosial ekonomi dan kemanusiaan yang harus menjadi sudut pandang aparat. “Dengan kondisi demikian, maka kami minta Polri cc Kapolda NTT agar lebih persuasif pada para pengunjuk rasa. Dari pengaduan masyarakat pengunjuk rasa, sudah tiga orang yang ditahan polisi dan lainnya menjadi korban represif aparat kepolisian,” ungkapnya.
Untuk itu, Yohan meminta Polri melalui Polda NTT dan Polres Manggarai Barat agar membebaskan warga yang ditahan. “Sejauh yang dilakukan adalah berunjuk rasa dan meminta pemerintah meninjau kembali kebijakan tarif masuk Taman Nasional Komodo, maka itu menjadi hak demokrasinya. Tidak perlu didekati dengan gelar tambahan pasukan dan melakukan tindakan-tindakan represif,” pungkasnya.
Jadi, lanjut dia, ada sisi sosial ekonomi dan kemanusiaan yang harus menjadi sudut pandang aparat. “Dengan kondisi demikian, maka kami minta Polri cc Kapolda NTT agar lebih persuasif pada para pengunjuk rasa. Dari pengaduan masyarakat pengunjuk rasa, sudah tiga orang yang ditahan polisi dan lainnya menjadi korban represif aparat kepolisian,” ungkapnya.
Untuk itu, Yohan meminta Polri melalui Polda NTT dan Polres Manggarai Barat agar membebaskan warga yang ditahan. “Sejauh yang dilakukan adalah berunjuk rasa dan meminta pemerintah meninjau kembali kebijakan tarif masuk Taman Nasional Komodo, maka itu menjadi hak demokrasinya. Tidak perlu didekati dengan gelar tambahan pasukan dan melakukan tindakan-tindakan represif,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :