Indonesia Dinilai Sudah Teruji Jadi Negara yang Survive di Tengah Krisis

Rabu, 27 Juli 2022 - 19:08 WIB
loading...
Indonesia Dinilai Sudah Teruji Jadi Negara yang Survive di Tengah Krisis
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Indonesia dinilai sudah teruji sebagai negara yang bisa survive di tengah krisis. Hal ini dikatakan oleh Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core), Piter Abdullah.

Piter menjelaskan, Indonesia tidak akan mengalami hal yang serupa dengan negara Sri Lanka. Hal itu senada dengan optimisme yang dibangun Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang mengatakan potensi Indonesia jatuh ke jurang resesi sangat kecil.

"Indonesia tidak bisa disamakan dengan Sri Lanka. Indonesia didukung kekayaan sumber daya alam yang berlimpah," kata Piter, Rabu (27/7/2022).

Baca juga: Megawati Khawatir Indonesia Krisis seperti Sri Lanka

Dosen di Perbanas Institute ini menjelaskan, ketahanan Indonesia yang sudah teruji menjadi negara yang survive di tengah krisis tercermin saat pandemi Covid-19.

Namun karena koordinasi kebijakan yang sangat baik di bidang perekonomian, hal ini membuat ekonomi Indonesia cepat kembali pulih. "Sistem di Indonesia relatif terjaga stabil. Respons kebijakan yang terukur mampu menjaga sistem yang ada," ucapnya.

"Terjaganya stabilitas ini yang membedakan Indonesia dengan Sri Lanka. Hal ini sekaligus menegaskan Indonesia jauh dari kemungkinan kebangkrutan seperti Sri Lanka," pungkasnya.

Baca juga: Anis Matta Minta Indonesia Harus Siap Hadapi Krisis Global Berkepanjangan

Sebelumnya, pekan lalu Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan potensi Indonesia jatuh ke jurang resesi sangat kecil. Meskipun saat ini sederet negara di dunia sudah jatuh resesi bahkan bangkrut.

"Indonesia melihat bahwa situasi domestik kita relatif baik. Beberapa negara masuk resesi tapi Indonesia melihat potensi dari resesinya dibanding negara lain relatif sangat kecil," kata Airlangga dilansir dari akun Youtube Sekretariat Presiden.
(maf)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1769 seconds (10.101#12.26)