Dwiarya Wibawa: Rancang Bangun Kompleks Istana Wapres di IKN Nusantara
Jum'at, 22 Juli 2022 - 21:19 WIB
loading...
A
A
A
Baca: PUPR Akan Jadi Kementerian Pertama yang Kirim ASN ke IKN Nusantara
Bangunan Istana Wapres
Bangunan wapres ini dirancang untuk terselenggaranya pertemuan-pertemuan kenegaraan. Ide dasarnya berbentuk oval yang memiliki simbolisasi bunga Rafflesia Arnoldi yang memiliki kelopak lima yang sedang mekar.
Bangunan dikelilingi reflecting pond-taman reflektif; tentang perlambang kejernihan hati dan pikiran. Komplek ini memuat ruang-ruang penunjang dan area perpustakaan maupun galeri khusus yang merepresentasikan para mantan Wakil Presiden yang telah purna tugas.
Taman Bunga di Istana Presiden dijadikan wahana bagi masyarakat untuk mengimajinasi dan sarana hiburan dan edukasi historisitas. Taman Bunga memiliki tema-tema tropikal dari jenis seluruh tanaman di Nusantara.
Bentuk teratas bangunan Taman Bunga merupakan lift transparan menuju kepuncak; lambang progresifitas kerja Wapres. Yang di titik puncak bangunan, masyarakat dapat melihat kompleks lima Zonasi Istana Wapres dan Istana Presiden dari kejauhan.
![Dwiarya Wibawa: Rancang Bangun Kompleks Istana Wapres di IKN Nusantara]()
Bangunan Gallery-Museum Wapres Purna Tugas
Wapres yang purna-tugas adalah simbol orang terpilih, yang memiliki legitimasi dari rakyat. Mereka memiliki sejumlah prestasi maupun historisitas dalam pengalaman komunal bangsa Indonesia.
Pembuatan Gallery dan ruang perpustakaan dijadikan sebagai materi edukasi generasi baru. Contoh sejarah wakil presiden BJ Habibie yang menghasilkan hak paten di dunia teknologi-dirgantara, Hamengkubuwono IX yang menjadi Wapres dengan peran negosiasi dan diplomasi yang ulung dalam masa Kolonial ke Republik dan lain-lain.
Bangunan Rumah Dinas Wapres
Bangunan dirancang sebagai rumah kediaman seorang Wapres. Dengan karakter memampangkan ciri arsitektur nusantara secara modern. Pola pengaturan-penyusunan ruang-ruangnya mengikuti pakem arsitektur tradisional.
Setiap ruangan yang ada mendapatkan pencahayaan matahari maupun atmosfer dekat dengan alam. Bangunan rumah ini dibuatkan konsep yang sama, seperti sebuah kotak yang di dalamnya ada jalan-taman di area yang saling terhubung yang mengarah tepat di taman di tengah rumah ini.
Bangunan Sekretariat Wapres
Bangunan terdiri dari tiga masa bangunan berorientasi smart office sekaligus green office yang menganut konsep open layout, di atasnya rooftopnya menggunakan panel surya yang menyerap energi matahari. Ada ruang terbuka hijau dan fasilitas seluruh karyawan dengan prinsip utama masa bangunan memanfaatkan kontur yang ada, menggunakan pilotis yang mempertahankan area hijau yang lebih banyak.
Bangunan Istana Wapres
Bangunan wapres ini dirancang untuk terselenggaranya pertemuan-pertemuan kenegaraan. Ide dasarnya berbentuk oval yang memiliki simbolisasi bunga Rafflesia Arnoldi yang memiliki kelopak lima yang sedang mekar.
Bangunan dikelilingi reflecting pond-taman reflektif; tentang perlambang kejernihan hati dan pikiran. Komplek ini memuat ruang-ruang penunjang dan area perpustakaan maupun galeri khusus yang merepresentasikan para mantan Wakil Presiden yang telah purna tugas.
Taman Bunga di Istana Presiden dijadikan wahana bagi masyarakat untuk mengimajinasi dan sarana hiburan dan edukasi historisitas. Taman Bunga memiliki tema-tema tropikal dari jenis seluruh tanaman di Nusantara.
Bentuk teratas bangunan Taman Bunga merupakan lift transparan menuju kepuncak; lambang progresifitas kerja Wapres. Yang di titik puncak bangunan, masyarakat dapat melihat kompleks lima Zonasi Istana Wapres dan Istana Presiden dari kejauhan.

Bangunan Gallery-Museum Wapres Purna Tugas
Wapres yang purna-tugas adalah simbol orang terpilih, yang memiliki legitimasi dari rakyat. Mereka memiliki sejumlah prestasi maupun historisitas dalam pengalaman komunal bangsa Indonesia.
Pembuatan Gallery dan ruang perpustakaan dijadikan sebagai materi edukasi generasi baru. Contoh sejarah wakil presiden BJ Habibie yang menghasilkan hak paten di dunia teknologi-dirgantara, Hamengkubuwono IX yang menjadi Wapres dengan peran negosiasi dan diplomasi yang ulung dalam masa Kolonial ke Republik dan lain-lain.
Bangunan Rumah Dinas Wapres
Bangunan dirancang sebagai rumah kediaman seorang Wapres. Dengan karakter memampangkan ciri arsitektur nusantara secara modern. Pola pengaturan-penyusunan ruang-ruangnya mengikuti pakem arsitektur tradisional.
Setiap ruangan yang ada mendapatkan pencahayaan matahari maupun atmosfer dekat dengan alam. Bangunan rumah ini dibuatkan konsep yang sama, seperti sebuah kotak yang di dalamnya ada jalan-taman di area yang saling terhubung yang mengarah tepat di taman di tengah rumah ini.

Bangunan Sekretariat Wapres
Bangunan terdiri dari tiga masa bangunan berorientasi smart office sekaligus green office yang menganut konsep open layout, di atasnya rooftopnya menggunakan panel surya yang menyerap energi matahari. Ada ruang terbuka hijau dan fasilitas seluruh karyawan dengan prinsip utama masa bangunan memanfaatkan kontur yang ada, menggunakan pilotis yang mempertahankan area hijau yang lebih banyak.
Lihat Juga :