PDIP Minta Pemerintah Tanggap Lindungi Wong Cilik dan Hentikan Subsidi Salah Sasaran

Kamis, 21 Juli 2022 - 18:05 WIB
loading...
PDIP Minta Pemerintah...
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa pemerintah akan segera melakukan pengetatan dengan mengeluarkan regulasi terhadap subsidi yang salah sasaran dalam waktu dekat. Foto/Dok.MPI/Muhammad Farhan
A A A
JAKARTA - Krisis pangan dunia, kenaikan harga minyak dunia, resesi ekonomi internasional, serta kebangkrutan Sri Lanka disoroti Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ). Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa pemerintah akan segera melakukan pengetatan dengan mengeluarkan regulasi terhadap subsidi yang salah sasaran dalam waktu dekat.

"Terkait dengan persoalan perekonomian termasuk pangan bukan hanya saat rakernas, di Maret 2020 saat kita memasuki pandemi Covid-19 itu akan berimplikasi pada ekonomi rakyat dan pangan," ujar Hasto Kristiyanto, Kamis (21/7/2022).

Menurutnya, masalah perekonomian tersebut lebih penting terkait persoalan bursa capres 2024. Ia menyebutkan pemerintah perlu melakukan upaya-upaya konstruktif dalam mengatasi perekonomian ini.

Baca juga: Sri Mulyani: IMF Sebut Ekonomi Indonesia Aman dari Jurang Resesi



"Inflasi menjadi ancaman kita, akibat kenaikan energi dan bahan pokok. Inflasi ini memukul wong cilik yang merupakan basis utama PDI Perjuangan," kata Hasto Kristiyanto.

Dia menuturkan, inflasi yang terjadi juga memukul mereka yang berpenghasilan tetap termasuk para pensiunan. Pandemi Covid-19 yang membuat mobilitas terkontraksi sehingga saat pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak negatif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
PAN dan PDIP Desak Febrie...
PAN dan PDIP Desak Febrie Adriansyah Dihukum Mati, Gerindra Dorong Pengembalian Kerugian Keuangan Negara Secara Maksimal
Bupati Sukoharjo Etik...
Bupati Sukoharjo Etik Suryani Ditangkap KPK, PDIP Dukung Proses Hukum Berkeadilan
Bambang Pacul PDIP Kritik...
Bambang Pacul PDIP Kritik Pemerintah Utus Ketua MPR Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Andalkan Jokowi, PSI...
Andalkan Jokowi, PSI Diprediksi Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah
Mengenang Suami Pertama...
Mengenang Suami Pertama Megawati dengan Tabur Bunga dan Tahlil
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Ndarboy Genk Bingung,...
Ndarboy Genk Bingung, Lagu Kicau Mania Viral karena Konten Kucing dan Motor
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Berita Terkini
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur...
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur FBI Langkah Strategis Hadapi Kejahatan Transnasional
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
Infografis
DK PBB Setujui Resolusi...
DK PBB Setujui Resolusi AS Hentikan Perang Ukraina dan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved