Vaksinasi Booster Dinilai Penting untuk Cegah Keparahan akibat Covid-19
Selasa, 19 Juli 2022 - 14:37 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, selama ini komunikasi pemerintah masih kurang tepat dan efektif. "Komunikasi yang disampaikan lebih sering menebar optimisme, sehingga masyarakat menganggap pandemi sudah selesai. Saya rasa literasi pandemi masih minim. Ini harus kita bangun dengan menyampaikan apa adanya," kata Dicky.
Sementara itu, anggota Komisi IX DPR Darul Siska berharap bahwa meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan juga harus jadi perhatian semua pihak, selain mengampanyekan pentingnya vaksin Covid-19. "Mengubah pola pikir itu penting bahwa kita masih dalam ancaman Covid-19. Kebersihan harus jadi gaya hidup," ujar Darul.
Lebih lanjut dia mengatakan, semua kalangan dari mulai pemerintah sampai tingkat RT, tokoh masyarakat, tokoh agama, harus terlibat dalam penyampaian pesan yang menekankan pentingnya hidup sehat dan menjaga kebersihan. Hal tersebut dinilai menjadi pekerjaan cukup berat karena sekarang kondisi masyarakat cenderung abai.
"Masyarakat semakin abai, merasa Covid-19 sudah lewat karena sekolah sudah boleh, fasilitas umum sudah dibuka. Masalahnya kalau aktivitas masyarakat tidak dibuka, ekonomi tidak bergerak," pungkas Darul.
Sementara itu, anggota Komisi IX DPR Darul Siska berharap bahwa meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan juga harus jadi perhatian semua pihak, selain mengampanyekan pentingnya vaksin Covid-19. "Mengubah pola pikir itu penting bahwa kita masih dalam ancaman Covid-19. Kebersihan harus jadi gaya hidup," ujar Darul.
Lebih lanjut dia mengatakan, semua kalangan dari mulai pemerintah sampai tingkat RT, tokoh masyarakat, tokoh agama, harus terlibat dalam penyampaian pesan yang menekankan pentingnya hidup sehat dan menjaga kebersihan. Hal tersebut dinilai menjadi pekerjaan cukup berat karena sekarang kondisi masyarakat cenderung abai.
"Masyarakat semakin abai, merasa Covid-19 sudah lewat karena sekolah sudah boleh, fasilitas umum sudah dibuka. Masalahnya kalau aktivitas masyarakat tidak dibuka, ekonomi tidak bergerak," pungkas Darul.
(rca)
Lihat Juga :