Capaian Booster Rendah, Mendagri Dorong Pemda Berinovasi Ajak Warga Vaksinasi
Senin, 18 Juli 2022 - 08:52 WIB
loading...
A
A
A
Disebutkan Tito banyak warga yang menganggap gejala Covid-19 cenderung ringan seperti flu atau pilek sehingga tidak perlu khawatir. Selain itu, berbagai euforia di masyarakat karena kasus Covid-19 mengalami penurunan juga membuat kesadaran masyarakat untuk booster rendah.
"Sehingga perlu ada vaksinasi booster yang bersifat imperatif dengan regulasi seperti perjalanan," kata Tito.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, dari data Satgas Covid-19 dan Kementerian Kesehatan hingga 17 Juli 2022, masyarakat Indonesia yang mengikuti vaksinasi ketiga (booster) baru 53.056.762 (25,47 persen) dari total 208 juta penduduk Indonesia. Baca juga: Mendagri: Anggapan Covid-19 Menurun Picu Animo Masyarakat untuk Vaksin Booster Rendah
Pemerintah juga sudah mewajibkan syarat vaksinasi dosis ketiga Covid-19 sebagai syarat bepergian dan masuk ke tempat publik, umum, hingga perkantoran dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.
"Sehingga perlu ada vaksinasi booster yang bersifat imperatif dengan regulasi seperti perjalanan," kata Tito.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, dari data Satgas Covid-19 dan Kementerian Kesehatan hingga 17 Juli 2022, masyarakat Indonesia yang mengikuti vaksinasi ketiga (booster) baru 53.056.762 (25,47 persen) dari total 208 juta penduduk Indonesia. Baca juga: Mendagri: Anggapan Covid-19 Menurun Picu Animo Masyarakat untuk Vaksin Booster Rendah
Pemerintah juga sudah mewajibkan syarat vaksinasi dosis ketiga Covid-19 sebagai syarat bepergian dan masuk ke tempat publik, umum, hingga perkantoran dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.
(kri)
Lihat Juga :