Prabowo: Prajurit Kalau Mau Perang Pasti Cari Kiai, Kita Siap Mati di Pertempuran!
Jum'at, 15 Juli 2022 - 18:26 WIB
loading...
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto saat pembukaan Kongres Fatayat NU ke-XVI di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Jumat (15/7/2022). Foto/Dok/Kemhan
A
A
A
PALEMBANG - Antara prajurit TNI dan kiai dinilai memiliki kedekatan. Hal ini ditegaskan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto saat pembukaan Kongres Fatayat NU ke-XVI di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Jumat (15/7/2022).
"Prajurit pasti dekat dengan kiai, karena kalau mau perang pasti cari kiai. Jadi begitu kita dapat berita berangkat operasi, pasti kita izin untuk menghadap ke kiai. Agama lain juga begitu. Menghadap ke pendetanya, misalnya," kata Prabowo .
Baca juga: Kunjungi Kodam II/Sriwijaya, Prabowo Apresiasi Langkah Penyiapan Logistik Pangan
Prabowo menjelaskan, alasan prajurit dekat dengan kiai adalah karena prajurit kerap menghadapi kematian dalam tugasnya.
"Kenapa? Karena kita siap mati. Jadi, kita minta diberi pelajaran oleh kiai. Kita minta doa dan macam-macamlah. Ini mempertebal keyakinan kita dan membuat kita siap menghadapi maut," jelasnya.
Baca juga: Dari Pose Kalem hingga Komando, Ini Momen Ibu-ibu Serbu Prabowo: Selfie, Pak!
Dia pun melanjutkan, seseorang tidak perlu ragu dalam melangkah dan berkorban dengan keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa
"Kalau kita berkorban di atas jalan yang diridhoi Allah SWT, tidak perlu ragu, karena itu kami dekat dengan ulama," tutup Prabowo.
"Prajurit pasti dekat dengan kiai, karena kalau mau perang pasti cari kiai. Jadi begitu kita dapat berita berangkat operasi, pasti kita izin untuk menghadap ke kiai. Agama lain juga begitu. Menghadap ke pendetanya, misalnya," kata Prabowo .
Baca juga: Kunjungi Kodam II/Sriwijaya, Prabowo Apresiasi Langkah Penyiapan Logistik Pangan
Prabowo menjelaskan, alasan prajurit dekat dengan kiai adalah karena prajurit kerap menghadapi kematian dalam tugasnya.
"Kenapa? Karena kita siap mati. Jadi, kita minta diberi pelajaran oleh kiai. Kita minta doa dan macam-macamlah. Ini mempertebal keyakinan kita dan membuat kita siap menghadapi maut," jelasnya.
Baca juga: Dari Pose Kalem hingga Komando, Ini Momen Ibu-ibu Serbu Prabowo: Selfie, Pak!
Dia pun melanjutkan, seseorang tidak perlu ragu dalam melangkah dan berkorban dengan keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa
"Kalau kita berkorban di atas jalan yang diridhoi Allah SWT, tidak perlu ragu, karena itu kami dekat dengan ulama," tutup Prabowo.
(maf)
Lihat Juga :