Arab Saudi Buka Kembali Pengajuan Visa Umrah, Cek Syaratnya
Jum'at, 15 Juli 2022 - 00:09 WIB
loading...
Pemerintah Arab Saudi sudah kembali membuka pengajuan visa umrah pada hari ini Kamis (14/7/2022). Foto/Ilustrasi/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kepala Kantor Urusan Haji Konsulat Jenderal (KUH KJRI) Jeddah, Nasrullah Jassam mengatakan, pemerintah Arab Saudi sudah kembali membuka pengajuan visa umrah pada hari ini Kamis (14/7/2022).
Masyarakat Indonesia bisa beribadah umrah serta bisa melakukan pengajuan visa, meski penerbitan visanya bisa dilakukan pada 30 Juli 2022 mendatang. ”Pengajuannya bisa sekarang. Penerbitannya mulai tanggal 1 Muharram (30 Juli),” ujar Nasrullah, Kamis (14/7/2022).
Meski demikian, Kementrian Haji dan Umrah Arab Saudi melalui akun Twitter resminya, juga mengatakan hal yang sama. Penerbitan visa tersebut sudah bisa di lakukan pada 1 Muharram mendatang.
”Mulai hari ini (Kamis) dapat menerima permohonan visa untuk umrah. Penertiban izin umrah dari dalam dan luar Kerajaan Saudi akan dimulai 1/1/1444 H,” tulis akun Twitter tersebut. Baca juga: Mengenal Bisnis Layanan Pendukung Haji dan Umrah
Ketua Umum Syarikat Penyelenggara Umrah dan Haji (Sapuhi), Syam Resfiadi menuturkan, di Indonesia belum banyak yang mengajukan, dikarenakan masyarakat masih sibuk dalam berhaji.
Masyarakat Indonesia bisa beribadah umrah serta bisa melakukan pengajuan visa, meski penerbitan visanya bisa dilakukan pada 30 Juli 2022 mendatang. ”Pengajuannya bisa sekarang. Penerbitannya mulai tanggal 1 Muharram (30 Juli),” ujar Nasrullah, Kamis (14/7/2022).
Meski demikian, Kementrian Haji dan Umrah Arab Saudi melalui akun Twitter resminya, juga mengatakan hal yang sama. Penerbitan visa tersebut sudah bisa di lakukan pada 1 Muharram mendatang.
”Mulai hari ini (Kamis) dapat menerima permohonan visa untuk umrah. Penertiban izin umrah dari dalam dan luar Kerajaan Saudi akan dimulai 1/1/1444 H,” tulis akun Twitter tersebut. Baca juga: Mengenal Bisnis Layanan Pendukung Haji dan Umrah
Ketua Umum Syarikat Penyelenggara Umrah dan Haji (Sapuhi), Syam Resfiadi menuturkan, di Indonesia belum banyak yang mengajukan, dikarenakan masyarakat masih sibuk dalam berhaji.
Lihat Juga :