Cerita AHY tentang Pertemuannya dengan Ketum PBNU
Jum'at, 26 Juni 2020 - 18:28 WIB
loading...
A
A
A
"Banyak yang lapar, yang kehilangan pekerjaan, kehilangan penghasilan dan terdampak kehormatan dirinya. Ini semua harus jadi perhatian dan fokus kita bersama," ujar AHY.
Karena itu, sambung mantan Calon Gubernur DKI Jakarta itu, pihaknya menyayangkan bahwa di situasi seperti ini, yang semestinya bangsa Indonesia bersatu, justru dimunculkan isu-isu lain yang tidak memiliki urgensi dan kontraproduktif terhadap upaya besar bersama dalam menghadapi krisis pandemi. Semestinya, saat ini Indonesia memperkuat fondasi hingga ke akar rumput agar terhindar dari perpecahan di akar rumput.
"Karena itu, Partai Demokrat menentang praktik-praktik eksploitasi politik identitas yang sering kali dimainkan dalam konstelasi politik bangsa ini. Khittah perjuangan Partai Demokrat adalah wasatiyah dan moderat, nasionalis religius. Tidak mau terjebak dalam pertarungan ideologi ekstrem, apakah ekstrem kiri maupun ekstrem kanan. Saat ada yang menikmati terjadinya eksploitasi politik identitas, kami istikamah dan konsisten dan tidak tergoda dan tetap berada di tengah menjaga keseimbangan. Karena hidup adalah keseimbangan," tegasnya.
Karena itu, sambung mantan Calon Gubernur DKI Jakarta itu, pihaknya menyayangkan bahwa di situasi seperti ini, yang semestinya bangsa Indonesia bersatu, justru dimunculkan isu-isu lain yang tidak memiliki urgensi dan kontraproduktif terhadap upaya besar bersama dalam menghadapi krisis pandemi. Semestinya, saat ini Indonesia memperkuat fondasi hingga ke akar rumput agar terhindar dari perpecahan di akar rumput.
"Karena itu, Partai Demokrat menentang praktik-praktik eksploitasi politik identitas yang sering kali dimainkan dalam konstelasi politik bangsa ini. Khittah perjuangan Partai Demokrat adalah wasatiyah dan moderat, nasionalis religius. Tidak mau terjebak dalam pertarungan ideologi ekstrem, apakah ekstrem kiri maupun ekstrem kanan. Saat ada yang menikmati terjadinya eksploitasi politik identitas, kami istikamah dan konsisten dan tidak tergoda dan tetap berada di tengah menjaga keseimbangan. Karena hidup adalah keseimbangan," tegasnya.
(zik)
Lihat Juga :