Penerimaan Perwira Muda, Dudung Sampaikan 3 Kunci Keberhasilan Pemimpin
Kamis, 14 Juli 2022 - 12:46 WIB
loading...
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman menerima sebanyak 292 Perwira Remaja Alumni Akmil Tahun 2022 di Markas Besar TNI Angkatan Darat, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (14/7/2022). FOTO/MPI/RIANA RIZKIA
A
A
A
JAKARTA - Kepala Staf TNI Angkatan Darat ( KSAD ) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menerima sebanyak 292 Perwira Remaja Alumni Akademi Militer (Akmil) Tahun 2022 di Markas Besar TNI Angkatan Darat, Gambir, Jakarta Pusat. Penerimaan 274 perwira putra dan 18 perwira putri itu melalui prosesi upacara yang dipimpin langsung oleh KSAD Dudung.
Dalam sambutan upacara, Dudung menyampaikan tiga kunci keberhasilan pemimpin. "Sering saya sampaikan bahwa tiga kata kunci pemimpin itu akan berhasil. Pertama, dia harus mengerti menguasai tugas pokok dan sasaran yang harus dicapai. Apa pun kegiatannya harus mengikuti tugas pokok dan tujuan serta sasaran," kata Dudung saat memberikan sambutan dalam upacara penerimaan di Mabesad, Kamis (14/7/2022).
Kedua, kata Dudung, pemimpin harus mengerti dan menguasai segala macam keterbatasan, baik dalam satuan maupun dalam dirinya sendiri. "Kalau ada anak buah yang salah, kamu jangan marah, jangan ngamuk, apalagi kamu melakukan tindakan fisik yang menyengsarakan mereka. Karena sebetulnya apabila terjadi kesalahan adalah sebagian kecil kesalahan kalian sebagai pemimpin," ucap Dudung.
Ketiga, lanjut Dudung, yang paling penting pemimpin harus mengerti serta menguasai unsur-unsur manusia. "Kamu sebagai bapak, guru, rekan, komandan, mainkan. Saya yakin kalian akan berhasil," katanya.
Dalam sambutan upacara, Dudung menyampaikan tiga kunci keberhasilan pemimpin. "Sering saya sampaikan bahwa tiga kata kunci pemimpin itu akan berhasil. Pertama, dia harus mengerti menguasai tugas pokok dan sasaran yang harus dicapai. Apa pun kegiatannya harus mengikuti tugas pokok dan tujuan serta sasaran," kata Dudung saat memberikan sambutan dalam upacara penerimaan di Mabesad, Kamis (14/7/2022).
Kedua, kata Dudung, pemimpin harus mengerti dan menguasai segala macam keterbatasan, baik dalam satuan maupun dalam dirinya sendiri. "Kalau ada anak buah yang salah, kamu jangan marah, jangan ngamuk, apalagi kamu melakukan tindakan fisik yang menyengsarakan mereka. Karena sebetulnya apabila terjadi kesalahan adalah sebagian kecil kesalahan kalian sebagai pemimpin," ucap Dudung.
Ketiga, lanjut Dudung, yang paling penting pemimpin harus mengerti serta menguasai unsur-unsur manusia. "Kamu sebagai bapak, guru, rekan, komandan, mainkan. Saya yakin kalian akan berhasil," katanya.
Lihat Juga :