Kompolnas Duga Ada Kekerasan Seksual, Minta Polri Transparan Usut Baku Tembak di Rumah Kadiv Propam

Selasa, 12 Juli 2022 - 11:15 WIB
loading...
Kompolnas Duga Ada Kekerasan...
Anggota Kopolnas Poengky Indarti mengingatkan bahwa kekerasan seksual bisa dilakukan orang yang telah dikenal korban. Foto/dok.ist
A A A
JAKARTA - Baku tembak antara dua anggota Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri yakni Brigadir J dan Bharada E mendapat tanggapan luas. Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta agar kasus ini dusut secara transparan.

Kompolnas menduga ada pelecehan dan ancaman kekerasan todongan pistol oleh Brigadir J kepada istri Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo yang mejadi pemicu baku tembak.

Anggota Kompolnas Poengky Indarti mengatakan, tindakan Bharada E melepaskan tembakan balasan kepada Brigadir J lantaran hendak melindungi istri Kadiv Propam sebagai korban.

Baca juga: Pascapenembakan Polisi, Begini Penampakan Kediaman Kadiv Propam di Jaksel

"Kami menduga pemicu kasus ini adalah terjadinya pelecehan dan ancaman kekerasan todongan pistol oleh Brigadir J kepada istri Kadiv Propam selaku korban, yang diikuti dengan serangan Brigadir J kepada Bharada E yang berupaya menyelamatkan korban," ujar Poengky melalui pesan singkat kepada MNC Portal, Selasa (12/7/2022).

Menurut Poengky, kasus pelecehan merupakan kategori kekerasan seksual yang umumnya menyerang perempuan, sebagai kasus yang serius. Ia menyampaikan kasus kekerasan seksual ini dapat dilakukan oleh orang-orang yang dikenal.

"Kasus pelecehan masuk dalam kategori kekerasan seksual, yang dapat menyerang perempuan di mana saja, kapan saja, dapat menimpa Perempuan siapa saja, dan tindakan keji tersebut dapat dilakukan oleh orang-orang yang kita kenal," tutur Poengky.

Untuk itu, ia menegaskan sikap Bharada E dalam melakukan perlawanan sebagai tindakan perlindungan yang dilakukan terhadap korban.

"Kami berpendapat bahwa korban kekerasan seksual dan orang yang melindungi korban kekerasan seksual harus dilindungi," tambah Poengky.



Kendati demikian, Poengky mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menunggu hasil pemeriksaan yang tengah dilakukan Propam Mabes Polri dan Polres Jakarta Selatan.

"Kompolnas mengharapkan masyarakat sabar menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan Propam dan Polres Jakarta Selatan. Kami mendukung pemeriksaan yang profesional, transparan dan akuntabel dalam kasus ini. Kompolnas akan terus memantau proses pemeriksaan kasus ini untuk dapat memastikan Polri profesional dan mandiri," jelas Poengky.

Sebelumnya, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengklarifikasi kronologi duel adu tembak antar anggota Propam tersebut.

Duel saling tembak ini, menurut Brigjen Ramadhan, terjadi lantaran tembakan awal yang dilancarkan oleh Brigadir J kepada Bharada E saat dirinya panik dipergoki di kamar istri Kadiv Propam dalam kediamannya di rumah Dinas Polri Duren Tiga saat Jumat (8/7/2022) pukul 17.00 WIB. Menurut Ramadhan, dalam aksi saling tembak ini terlepas 12 butir peluru dari keduanya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Kapolri: Banyak Pejabat...
Kapolri: Banyak Pejabat Kirim WA Minta Titipan Lolos Akpol
Penguatan Kompolnas...
Penguatan Kompolnas Jadi Jantung Reformasi Polri Antar Rangga Afianto Raih Doktor Kepolisian
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
Kompolnas: Wajar Polda...
Kompolnas: Wajar Polda Metro Dijabat Komjen Pol, tapi Pelayanan Harus Ditingkatkan
Kapolri Naikkan Pangkat...
Kapolri Naikkan Pangkat Brigadir Arya Supena yang Gugur Ditembak Maling di Lampung
Polisi di Lampung Gugur...
Polisi di Lampung Gugur Ditembak Pelaku Curanmor, Sahroni: Penghinaan Atas Institusi Negara, Wajib Hukum Maksimal!
Rekomendasi
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Messi Menyala! Argentina...
Messi Menyala! Argentina Tundukkan Austria 2-0
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Berita Terkini
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Infografis
10 Negara Gugur di Fase...
10 Negara Gugur di Fase Grup Piala Dunia U-17 2025: Ada Timnas Indonesia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved