Terapi Plasma Konvalesen Bisa Sembuhkan Covid, Ini Penjelasan LBM Eijkman

Jum'at, 26 Juni 2020 - 15:17 WIB
loading...
A A A
Meskipun, terapi plasma konvalesen ini sudah lama digunakan untuk mengobati penyakit lain namun ini masih dalam uji klinis. Dengan terapi ini diharapkan antibodi dari penyintas itu bisa mengatasi virus COVID-19 yang ada di tubuh resipien. Lalu, apakah ada efek samping dari terapi plasma konvalesen ini?

Amin menjawab bahwa dalam terapi plasma konvalesen ini ada tiga komponen yang harus dipastikan aman. “Satu, donornya dimana penyintas tadi sehat dan sebagainya. Kedua, produknya. Produknya itu harus juga dipastikan memiliki antibodi dalam kadar yang cukup. Kemudian yang ketiga penerimanya, itu harus tidak boleh ada ketidakcocokan golongan darah. Walaupun lebih lebih ringan dari persyaratan golongan darah, karena ini hanya hanya plasma,” jelasnya.

Selain itu, Amin menegaskan bahwa terapi plasma konvalesen ini tidak boleh untuk pencegahan. Terapi ini, tambah Amin bisa diberikan kepada mereka yang sudah kondisinya menengah atau mengarah ke berat.

“Jadi kalau kita lihat ada tiga stage kan. Pertama stage viremia, kemudian kedua gimana pengaruh virus sudah mulai sedikit tapi pengaruh sistem imun yang berlebihan. Nah, stage ketiga itu yang sudah berat.” (Baca juga: LBM Eijkman Beri Kabar Gembira soal Perkembangan Vaksin COVID-19)

“Nah, masa yang paling baik adalah sebelum mencapai 3 minggu. Artinya virusnya masih banyak, kalau sudah statusnya bukan viremia ya mungkin manfaatnya tidak terlalu banyak,” tambah Amin.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenkes Deteksi Ada...
Kemenkes Deteksi Ada 72 Kasus Covid-19 Varian Baru di Indonesia
Covid-19 Meningkat di...
Covid-19 Meningkat di Singapura, Thailand, dan Hong Kong, Kemenkes: Indonesia Aman
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
AstraZeneca Tuai Polemik...
AstraZeneca Tuai Polemik Usai Kasus Pembekuan Darah, BPOM: Sudah Tak Beredar di Indonesia
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved