AHY Berpeluang Jadi Cawapres di KIB, Golkar: Tunggu Demokratnya Gabung Koalisi
Senin, 11 Juli 2022 - 07:57 WIB
loading...
Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang beranggotakan Partai Golkar, PAN, dan PPP, menyambut baik jika Partai Demokrat masuk dalam koalisi. Hal ini dikatakan oleh Wakil Ketua Umum Bidang Komunikasi dan Informasi, DPP Golkar, Nurul Arifin
Pandangan ini disampaikan Nurul, menyikapi wacana koalisi berdua saja yang diusulkan oleh elite Partai Demokrat, Syahrial Nasution, yang merayu Golkar agar mau membangun koalisi baru untuk Pemilu 2024.
"Kalau soal pembicaraan yang lain semuanya diserahkan kepada kesepakatan di koalisi tersebut. Itu keputusan bersama, kan kita sifatnya equals kolegial dan setara. Jadi dalam mengambil keputusan demikian," kata Nurul Arifin, Minggu (10/7/2022).
Baca juga: Airlangga Hartarto Tegaskan KIB Bukan untuk Ganjar
Terkait apakah nama Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berpeluang untuk menjadi cawapres yang dipertimbangkan KIB, Nurul merasa untuk sampai ke sana Partai Demokrat sebaik bergabung terlebih dahulu dengan KIB.
"Ya Demokratnya aja belum bergabung. Nunggu Demokratnya bergabung dulu," tambah Nurul Arifin.
Pandangan ini disampaikan Nurul, menyikapi wacana koalisi berdua saja yang diusulkan oleh elite Partai Demokrat, Syahrial Nasution, yang merayu Golkar agar mau membangun koalisi baru untuk Pemilu 2024.
"Kalau soal pembicaraan yang lain semuanya diserahkan kepada kesepakatan di koalisi tersebut. Itu keputusan bersama, kan kita sifatnya equals kolegial dan setara. Jadi dalam mengambil keputusan demikian," kata Nurul Arifin, Minggu (10/7/2022).
Baca juga: Airlangga Hartarto Tegaskan KIB Bukan untuk Ganjar
Terkait apakah nama Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berpeluang untuk menjadi cawapres yang dipertimbangkan KIB, Nurul merasa untuk sampai ke sana Partai Demokrat sebaik bergabung terlebih dahulu dengan KIB.
"Ya Demokratnya aja belum bergabung. Nunggu Demokratnya bergabung dulu," tambah Nurul Arifin.
Lihat Juga :