Safari Politik AHY untuk Pertahankan Eksistensi Demokrat

Jum'at, 26 Juni 2020 - 13:04 WIB
loading...
Safari Politik AHY untuk...
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Foto/SINDOnews/Sutikno
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan safari politik. Dia antara bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Publik memang hanya dipertontonkan pertemuan dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Partai Golkar pada Kamis sore hingga malam kemarin (25/6/2020). AHY memboyong sejumlah pengurus teras Demokrat, seperti Sekjen Teuku Riefky Harsya dan Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas.

Pengamat politik Idil Akbar mengatakan safari politik itu bagian dari kerja politik. Dia menilai ada dua kepentingan berbeda dalam safari ke PBNU dan Golkar. Menurutnya, pertemuan dengan Ketua PBNU Said Aqil Siradj dan pengurus lainnya bagian dari membangun kesepahaman dan bisa mengarah ke langkah politik di 2024. Sedangkan, pertemuan dengan Airlangga Hartarto dan elite Golkar untuk mematangkan pemenangan calon kedua partai dalam memenangkan Pilkada Serentak 2020. (Baca juga: AHY Temui Airlangga Hartarto, Ini yang Dibahas ).

"AHY mencoba meng-upgrade Partai Demokrat agar bisa memenangkan Pemilu 2024. Paling tidak, tidak sampai terlempar dari persentase parliamentary threshold yang sudah ditentukan. Ini politik as usual, membangun jaringan antarpartai dan kelompok," terangnya saat dihubungi SINDOnews, Jumat (26/6/2020).

Pemilu memang masih jauh, tapi nama AHY salah satu yang sering digadang-gadang sebagai calon presiden atau wakil presiden. Dalam politik tidak ada istilah pertempuran masih jauh. Semua kekuatan harus dibangun jauh-jauh hari.

"Saya pikir memang dalam kerangka mempertahankan eksistensi partai. Apalagi tuntutan terhadap AHY cukup besar, harus mempertahankan Demokrat di politik nasional. Atau lebih dari itu, kembali memenangkan dan menjadi partai mayoritas seperti tahun 2009," ucap dosen Universitas Padjadjaran itu. (Lihat juga: AHY Temui Airlangga Hartarto Bahas Pilkada Serentak 2020 dan Perekonomian di Masa Pandemi ).

Rangkaian safari politik itu juga dinilai untuk memperkenalkan AHY sebagai nakhoda baru Demokrat. AHY masih hijau dalam politik. Dia turun gelanggang politik langsung dalam pertempuran keras Pilkada DKI Jakarta 2017.

Idil mengibaratkan, AHY sekarang sebagai penyerang dalam sebuah tim sepak bola. Ke depan, pria yang pernah berdinas di militer itu akan sering banyak berkunjung lagi ke berbagai partai politik dan kelompok masyarakat.

Terkait pertemuan dengan Jokowi dan Ma’ruf Amin, Idil menyebut itu sebagai anjangsana biasa. AHY, katanya, kemungkinan menjelaskan posisi Partai Demokrat dalam perpolitikan nasional saat ini. "Berkelakar seperti biasa dengan presiden dan wakil presiden. Kalau upaya pembicaraan strategis, saya belum melihat," pungkasnya. (Baca juga: Gorengan, Cabai Rawit, dan Secangkir Kopi di Meja Kerja AHY ).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
Momen Jokowi Salat Jumat...
Momen Jokowi Salat Jumat Masjid Al Hikmah Sebelum Blusukan di Lampung
AHY Ungkap Ego Sektoral...
AHY Ungkap Ego Sektoral Jadi Hambatan Tata Kelola Kebandarudaraan
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Rekomendasi
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
Mesir vs Iran: Misi...
Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
Kinerja Solid, Laba...
Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
Berita Terkini
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved