Fokus Benahi BUMN, Dukungan Erick Thohir Layak Pimpin Indonesia akan Menguat
Jum'at, 08 Juli 2022 - 16:59 WIB
loading...
A
A
A
Atas dasar itulah Ubaid mengapresiasi keseriusan Erick Thohir dalam menjalankan kerja politiknya untuk kemajuan negara. Pengasuh Ponpes Annuriyah Kaliwining, Jember ini meyakini, dengan terus fokus bekerja membenahi BUMN, gelombang dukungan masyarakat akan mengalir pada Erick Thohir. Sebab, masyarakat Indonesia tidak akan menutup mata atas kinerja yang Erick Thohir lakukan.
"Saya kok yakin semakin fokus Mas Erick bekerja (membenahi BUMN) gelombang suara masyarakat Indonesia menyuarakan beliau jadi calon pemimpin pengganti Jokowi akan terus mengalir deras. Lagi-lagi publik selama ini terbukti tidak menutup mata atas kiprah yang diberikan selama ini," jelas Ubaid.
Sebelumnya, Erick mengatakan, nilai kontribusi merupakan akumulasi dari dividen, pajak dan bagi hasil. Dia mengklaim, nilai tersebut alami kenaikan Rp50 triliun setiap tahunnya. "Ini merupakan hasil dari upaya kerja sama antara Kementerian BUMN dan Komisi VI," ujar Erick dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Senin 4 Juli 2022.
Erick memaparkan, kinerja perusahaan pelat merah selama 2021 sangat gemilang. Bahkan, hampir setara Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kinerja ini, jelas Erick, berkat transformasi yang dilakukannya di setiap BUMN-BUMN.
"Jadi, total pendapatan BUMN Rp1.983 triliun atau setara 99% dari pendapatan APBN. Alhamdulillah laba 2021 dibandingkan tahun sebelumnya, yang tadinya Rp13 triliun, sekarang dengan segala efisiensi dan perbaikan model bisnis yang didukung Komisi VI, laba untuk 2021 sebesar Rp126 triliun. Ini adalah prestasi yang saya rasa luar biasa," imbuh dia
"Saya kok yakin semakin fokus Mas Erick bekerja (membenahi BUMN) gelombang suara masyarakat Indonesia menyuarakan beliau jadi calon pemimpin pengganti Jokowi akan terus mengalir deras. Lagi-lagi publik selama ini terbukti tidak menutup mata atas kiprah yang diberikan selama ini," jelas Ubaid.
Sebelumnya, Erick mengatakan, nilai kontribusi merupakan akumulasi dari dividen, pajak dan bagi hasil. Dia mengklaim, nilai tersebut alami kenaikan Rp50 triliun setiap tahunnya. "Ini merupakan hasil dari upaya kerja sama antara Kementerian BUMN dan Komisi VI," ujar Erick dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Senin 4 Juli 2022.
Erick memaparkan, kinerja perusahaan pelat merah selama 2021 sangat gemilang. Bahkan, hampir setara Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kinerja ini, jelas Erick, berkat transformasi yang dilakukannya di setiap BUMN-BUMN.
"Jadi, total pendapatan BUMN Rp1.983 triliun atau setara 99% dari pendapatan APBN. Alhamdulillah laba 2021 dibandingkan tahun sebelumnya, yang tadinya Rp13 triliun, sekarang dengan segala efisiensi dan perbaikan model bisnis yang didukung Komisi VI, laba untuk 2021 sebesar Rp126 triliun. Ini adalah prestasi yang saya rasa luar biasa," imbuh dia
(cip)
Lihat Juga :