Istana Pastikan Sapi Kurban Presiden Jokowi Sehat dan Bebas PMK
Jum'at, 08 Juli 2022 - 14:22 WIB
loading...
Sapi kurban yang diberikan oleh Presiden Jokowi dipastikan bebas dari PMK. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Sekretriat Kepresidenan Heru Budi Hartono. Foto/Ilustrasi/ANTARA
A
A
A
JAKARTA - Sapi kurban yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dipastikan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Hal ini ditegaskan oleh Kepala Sekretriat Kepresidenan Heru Budi Hartono.
Jokowi sudah menyiapkan satu ekor sapi untuk masing-masing 34 provinsi di Indonesia sebagai hewan kurban, untuk perayaan Idul Adha seperti tahun-tahun sebelumnya.
"Terkait prosesnya bagaimana dan kita ketahui isunya saat ini PMK. Kami bersama para gubernur menjaga itu, supaya semuanya sapi-sapi kurban itu sesuai dengan karakter kesehatan yang sudah ditetapkan kementerian terkait," ujar Heru Budi Hartono kepada awak media di Istana, Jakarta Pusat, Jumat (8/7/2022).
Baca juga: Antisipasi PMK, Pemkot Bandung Ajukan Vaksinasi Hewan Kurban
34 ekor sapi dari Presiden Jokowi tersebut kata Heru, sudah melewati berbagai tahapan perawatan dan pemeriksaan sehingga bebas dari PMK. "Kami bekerja sama dengan para Gubernur, Kementerian Pertanian, Kementerian Agama, dan Dinas Pertanian setempat," ujarnya.
Jokowi sudah menyiapkan satu ekor sapi untuk masing-masing 34 provinsi di Indonesia sebagai hewan kurban, untuk perayaan Idul Adha seperti tahun-tahun sebelumnya.
"Terkait prosesnya bagaimana dan kita ketahui isunya saat ini PMK. Kami bersama para gubernur menjaga itu, supaya semuanya sapi-sapi kurban itu sesuai dengan karakter kesehatan yang sudah ditetapkan kementerian terkait," ujar Heru Budi Hartono kepada awak media di Istana, Jakarta Pusat, Jumat (8/7/2022).
Baca juga: Antisipasi PMK, Pemkot Bandung Ajukan Vaksinasi Hewan Kurban
34 ekor sapi dari Presiden Jokowi tersebut kata Heru, sudah melewati berbagai tahapan perawatan dan pemeriksaan sehingga bebas dari PMK. "Kami bekerja sama dengan para Gubernur, Kementerian Pertanian, Kementerian Agama, dan Dinas Pertanian setempat," ujarnya.
Lihat Juga :