Jokowi Bersyukur Pangan Utama Indonesia Beras, Harganya Tak Naik
Kamis, 07 Juli 2022 - 12:01 WIB
loading...
A
A
A
"Di Rusia sendiri saya tanya ke Presiden Putin ada berapa stok di Rusia, 137 juta ton, bayangkan. Berapa ratus juta orang ketergantungan kepada gandum Ukraina dan Rusia," katanya.
Karena konflik Rusia dan Ukraina, negara di Afrika dan beberapa negara Asia sudah mulai mengalami kekurangan pangan dan krisis kelaparan. Jokowi pun bersyukur karena kebutuhan pokok utama masyarakat Indonesia, yakni beras tidak terjadi kenaikan.
Baca juga: Indonesia Sudah Tak Impor Beras Selama Tiga Tahun, Ini Penyebabnya
"Kita ini harus betul-betul bersyukur bahwa negara kita diberikan pangan yang namanya beras utamanya tidak naik, harus kita syukuri betul," jelasnya.
"Kalau bapak ibu ke luar (negeri), harga pangannya karena ketergantungan pada gandum sudah naik 30%, sudah naik 50%. Mau bapak ibu semuanya harga naik?" tanya Jokowi. "Enggak," jawab tamu undangan.
Karena konflik Rusia dan Ukraina, negara di Afrika dan beberapa negara Asia sudah mulai mengalami kekurangan pangan dan krisis kelaparan. Jokowi pun bersyukur karena kebutuhan pokok utama masyarakat Indonesia, yakni beras tidak terjadi kenaikan.
Baca juga: Indonesia Sudah Tak Impor Beras Selama Tiga Tahun, Ini Penyebabnya
"Kita ini harus betul-betul bersyukur bahwa negara kita diberikan pangan yang namanya beras utamanya tidak naik, harus kita syukuri betul," jelasnya.
"Kalau bapak ibu ke luar (negeri), harga pangannya karena ketergantungan pada gandum sudah naik 30%, sudah naik 50%. Mau bapak ibu semuanya harga naik?" tanya Jokowi. "Enggak," jawab tamu undangan.
(abd)
Lihat Juga :