Menag Yaqut Ngetwit soal ACT, Netizen Balas Singgung Kasus Bansos sampai Dana Pesantren

Kamis, 07 Juli 2022 - 10:39 WIB
loading...
Menag Yaqut Ngetwit...
Netizen mempertanyakan sikap Menag Yaqut Cholil Qoumas yang meminta izin ACT dicabut. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta agar masalah lembaga donasi Aksi Cepat Tanggap (ACT) diusut. Bila benar untuk mendukung kegiatan lain di luar kemanusiaan, Yaqut minta izinnya dicabut.

Menariknya, respons netizen atas cuitan Yaqut tersebut justru menyinggung dugaan penyelewengan dana umat di lingkungan pemerintah. Mulai kasus dana bansos hingga dana pesantren.

Komentar satir yang lucu misalnya, ditulis akun Twitter @w0ngswong. ”Bansos kemaren Uang rakyat dikorupsi kok kemensos nggk dicabut izin nya,” tulis akun @w0ngswong.

Baca juga: ACT Surati Kemensos Minta Batalkan Pencabutan Izin PUB

Akun @SilumanPantura menyindir banyaknya tugas di internal Kemenag ketimbang mengurus masalah ACT yang sudah ditangani.

PR Kemenag masih banyak. Dana haji, dana pesantren, dll. Jangan sampai sekarang teriak-teriak sombong, nanti nangis-nangis kalau sudah keciduk KPK. Ingat, contohnya sudah banyak,” tulis akun ini.

Respons lebih serius disampaikan akun @syaifudin_r. ”Terlalu gegabah anda sebagai seorang menteri dan publik figure mengeluarkan statement seperti itu, biarkan lembaga hukum menjalankan tugasnya klw memang melanggar hukum biarkan pengadilan yang menentukan sanksinya klw terbukti melanggar hukum, negara kita negara hukum,” kata akun tersebut



Sebagai salah satu wakil warga Nahdliyin di pemerintahan, saya percaya intelektualitas dan kapabilitas anda lebih dari ini, medsos bagai pedang bermata dua, saya yakin anda bisa lebih bijak bermedsos, semoga anda senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan mengemban amanah,” lanjut akun ini.

Reaksi para netizen tersebut merupakan respons terhadap cuitan Yaqut pada Rabu (6/7/2022). ”Jika memang dana kemanusiaan diselewengkan untuk kepentingan diluar kemanusiaan atau bahkan untuk mendukung kegiatan-kegiatan terorisme, ACT harus dicabut ijinnya!,” tulis Yaqut
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Pemeriksaan Lanjutan...
Pemeriksaan Lanjutan Kasus Kuota Haji, Pengacara Gus Yaqut Sebut Tak Ada Konfirmasi Aliran Dana
Pelimpahan Berkas Gus...
Pelimpahan Berkas Gus Yaqut Tunggu Proses Ibadah Haji 2026 Selesai
Momen Iduladha, Gus...
Momen Iduladha, Gus Yaqut Dibawakan Tempe Goreng Favorit oleh Istrinya
Gus Yaqut hingga Bupati...
Gus Yaqut hingga Bupati Sudewo Salat Iduladha di Masjid KPK
Kader PMII dan KOPRI...
Kader PMII dan KOPRI Pandeglang Istigasah Doakan Gus Yaqut
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Gus Yaqut, Ahli Hukum Sebut Pimpinan KPK Tak Punya Kewenangan Tentukan Tersangka
Kader Ansor Se-Bandung...
Kader Ansor Se-Bandung Raya Gelar Istigasah Doakan Gus Yaqut
Rekomendasi
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Berita Terkini
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved