Soal Kasus ACT, Perindo: Perlu Ada Pembaruan UU Pengumpulan Barang atau Uang
Selasa, 05 Juli 2022 - 16:06 WIB
loading...
Kepala Bidang Organisasi dan Kaderisasi DPP Partai Perindo Yusuf Lakaseng mengatakan, ACT lembaga kemanusiaan Islam yang bertentangan dengan nilai islam. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) sedang menjadi sorotan publik. Hal ini lantaran adanya dugaan penyelewengan dana umat yang dilakukan oleh para petinggi lembaga tersebut.
Kepala Bidang Organisasi dan Kaderisasi DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Yusuf Lakaseng mengatakan, ACT lembaga kemanusiaan Islam yang bertentangan dengan nilai islam.
Yusuf menyebutkan, saat ini terdapat tiga dugaan pelanggaran yang dilakukan ACT, yakni mark up pelaksanaan program, gaji pengurus yang fantastis, dan temuan PPATK tentang dugaan transaksi yang peruntukannya untuk kegiatan terorisme.
Baca juga: DPR Dorong Sinergi BNPT-PPATK Bongkar Dugaan Aliran Dana ACT ke Teroris
"Dari tiga pelanggaran berat itu, ACT sebenarnya bukan lembaga kemanusiaan tapi lembaga yang memperdagangakan kemanusiaan," kata Yusuf kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (5/7/2022).
Kepala Bidang Organisasi dan Kaderisasi DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Yusuf Lakaseng mengatakan, ACT lembaga kemanusiaan Islam yang bertentangan dengan nilai islam.
Yusuf menyebutkan, saat ini terdapat tiga dugaan pelanggaran yang dilakukan ACT, yakni mark up pelaksanaan program, gaji pengurus yang fantastis, dan temuan PPATK tentang dugaan transaksi yang peruntukannya untuk kegiatan terorisme.
Baca juga: DPR Dorong Sinergi BNPT-PPATK Bongkar Dugaan Aliran Dana ACT ke Teroris
"Dari tiga pelanggaran berat itu, ACT sebenarnya bukan lembaga kemanusiaan tapi lembaga yang memperdagangakan kemanusiaan," kata Yusuf kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (5/7/2022).
Lihat Juga :