Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Jum'at, 26 Juni 2020 - 08:00 WIB
loading...
A
A
A
Menambah luas RTH Jakarta dari 9,98 persen (2020) menjadi 30 persen (2030). Semakin luas RTH semakin besar kemampuan daya serap air tanah meredam banjir. Taman, hutan kota, pemakaman, menghijaukan median jalan, bantaran kali, tepi rel kereta api, kolong layang, dan bawah saluran udara tegangan tinggi, harus lebih banyak dibangun. Prinsip dasar mengurai kemacetan lalu lintas adalah mendorong warga beralih ke angkutan umum dan terbiasa berjalan kaki atau bersepeda saat bepergian dalam jarak dekat. Maka itu, diperlukan pembatasan pergerakan kendaraan pribadi ke pusat kota, menyediakan angkutan umum yang terintegrasi, serta trotoar dan jalur sepeda.
Pemerintah DKI mengembangkan kawasan terpadu di sekitar titik simpul jaringan angkutan umum halte/stasiun/terminal. Kawasan dilengkapi hunian vertikal, fasilitas pendidikan, perkantoran, pusat perbelanjaan/pasar, dan taman. Warga berjalan kaki atau bersepeda dalam kawasan. Selain itu, segera memperbanyak kantong parkir dan mengintegrasikan angkutan massal.
Dirgahayu Kota Jakarta.
Pemerintah DKI mengembangkan kawasan terpadu di sekitar titik simpul jaringan angkutan umum halte/stasiun/terminal. Kawasan dilengkapi hunian vertikal, fasilitas pendidikan, perkantoran, pusat perbelanjaan/pasar, dan taman. Warga berjalan kaki atau bersepeda dalam kawasan. Selain itu, segera memperbanyak kantong parkir dan mengintegrasikan angkutan massal.
Dirgahayu Kota Jakarta.
(ras)