Fahri Hamzah Singgung Jati Diri Pemimpin, Minta Jokowi Lebih Sering ke Luar Negeri
Minggu, 03 Juli 2022 - 07:18 WIB
loading...
Fahri Hamzah mendorong Presiden Jokowi lebih sering melakukan diplomasi internasional. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) kembali ke Tanah Air setelah melakukan kunjungan ke Eropa selama beberapa hari. Selain Jerman, Jokowi juga ke Ukraina dan Rusia dengan misi untuk menghentikan perang kedua negara.
Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengapresiasi dan mendoakan apa yang dilakukan Jokowi benar-benar bermanfaat untuk Indonesia dan kemanusiaan. Menurut dia, memang sudah seharusnya Indonesia turut andil dalam menciptakan perdamaian dunia.
”Alhamdulillah, semoga perjalanannya Memberikan manfaat yang besar bagi bangsa Indonesia dan bagi kemanusiaan yang adil dan beradab. Lebih seringlah berdiplomasi internasional Pak, karena itu diantara jati diri pemimpin Indonesia sejak awal! Kita bangsa besar harus terlibat!” cuit Fahri lewat Twitter merespons kepulangan Jokowi dari lawatannya di luar negeri, dikutip Minggu (3/7/2022).
Baca juga: Bertemu Putin, Jokowi: Indonesia Siap Menjembatani Komunikasi Rusia-Ukraina
Menurut Fahri, selama ini praktik politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif mandul. Itulah alasan kuat mengapa Jokowi harus sering-sering melakukan diplomasi internasional..
Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengapresiasi dan mendoakan apa yang dilakukan Jokowi benar-benar bermanfaat untuk Indonesia dan kemanusiaan. Menurut dia, memang sudah seharusnya Indonesia turut andil dalam menciptakan perdamaian dunia.
”Alhamdulillah, semoga perjalanannya Memberikan manfaat yang besar bagi bangsa Indonesia dan bagi kemanusiaan yang adil dan beradab. Lebih seringlah berdiplomasi internasional Pak, karena itu diantara jati diri pemimpin Indonesia sejak awal! Kita bangsa besar harus terlibat!” cuit Fahri lewat Twitter merespons kepulangan Jokowi dari lawatannya di luar negeri, dikutip Minggu (3/7/2022).
Baca juga: Bertemu Putin, Jokowi: Indonesia Siap Menjembatani Komunikasi Rusia-Ukraina
Menurut Fahri, selama ini praktik politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif mandul. Itulah alasan kuat mengapa Jokowi harus sering-sering melakukan diplomasi internasional..
Lihat Juga :