IPW Soroti Proses Penyelidikan Dugaan Kasus Narkoba Oknum Pejabat

Kamis, 25 Juni 2020 - 17:40 WIB
loading...
IPW Soroti Proses Penyelidikan...
Ketua Presidium IPW Neta S Pane menyayangkan proses penyelidikan dugaan kasus Narkoba diduga melibatkan pejabat Bea Cukai, AP, berjalan sangat lambat. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menyayangkan proses penyelidikan dugaan kasus Narkoba yang diduga melibatkan pejabat Bea Cukai, AP masih berjalan sangat lambat. Adapun AP ditangkap Polres Jakarta Pusat terkait kasus Narkoba di Jakarta pada Minggu 21 Juni 2020.

(Baca juga: Kejagung Tunda Lagi Pengumuman Tersangka Baru Korupsi Jiwasraya)

"Terbukti hingga kini belum ada satupun yang berstatus sebagai tersangka. Padahal saat penangkapan polisi menemukan barang bukti narkoba jenis ekstasi," kata Neta kepada wartawan, Kamis (25/6/2020).

Dia pun meminta aparat kepolisian tidak main-main dalam mengusut kasus Narkoba yang menjerat oknum pejabat bea cukai yang merupakan aparatur sipil negara (ASN) itu. Apalagi, lanjut dia, media massa banyak memberitakan penangkapan oknum pejabat bea cukai dalam kasus Narkoba oleh Polres Jakarta Pusat itu.

"Seiring menyebarnya pemberitaan itu Polres Jakpus diharapkan bekerja cepat agar kasusnya bisa dilimpahkan ke kejaksaan," imbuhnya. (Baca juga: Kasus Jiwasraya, Benny Tjokro Merasa Dikambinghitamkan)

Sekadar diketahui, selain pejabat Bea Cukai, penyidik Polres Jakarta Pusat juga mengamankan 10 orang lainnya atas dugaan penyalahgunaan narkoba di sebuah pulau di Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (21/6/2020). Saat penangkapan, Polisi menyita barang bukti berupa 20 butir ekstasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengungkapkan, penyidik memiliki waktu hingga empat hari ke depan untuk menentukan status 11 orang tersebut.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Bea Cukai, KPK...
Kasus Bea Cukai, KPK Periksa 20 Petinggi Forwarder
KPK Panggil 4 ASN Ditjen...
KPK Panggil 4 ASN Ditjen Bea Cukai Semarang, Kasus Apa?
Periksa Pemilik Money...
Periksa Pemilik Money Changer, KPK Telusuri Penukaran Uang Tersangka Kasus Bea Cukai
Jaksa Ungkap Aliran...
Jaksa Ungkap Aliran Uang ke Dirjen Bea Cukai Lebih dari 213.600 Dolar Singapura: Itu Baru 1 Kali Penerimaan
KPK Periksa Heri Black,...
KPK Periksa Heri Black, Dalami Catatan Aliran Uang ke Oknum Bea Cukai
Dipecat Kasus Narkoba,...
Dipecat Kasus Narkoba, AKP Deky Tiba di Bareskrim dengan Tangan Terborgol
Bea Cukai Pangkal Pinang...
Bea Cukai Pangkal Pinang Sebut 15 Kontainer PMM Telah Memenuhi Syarat
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Berhasil Bendung Peredaran Tramadol di Jakpus
Polisi Buru Pemilik...
Polisi Buru Pemilik New Zone Medan sekaligus Diduga Bandar Narkoba
Rekomendasi
Bantah Nikmati Uang...
Bantah Nikmati Uang Jemaah Hanania, Keanu AGL Serahkan Rekening Koran ke Polisi
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
7 Fakta Pulau Pedofil...
7 Fakta Pulau Pedofil Jeffrey Epstein: Kuil Misterius hingga Dugaan Kejahatan Seksual
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved