Perindo: Perbedaan Hari Raya Idul Adha Harus Disikapi dengan Bijak dan Saling Menghormati
Kamis, 30 Juni 2022 - 20:44 WIB
loading...
A
A
A
Juru Bicara Nasional Partai Perindo itu melanjutkan perbedaan karena metode yang digunakan berbeda antara Kemenag dengan Muhammadiyah. Perbedaan tersebut, tutur Khaliq, mesti disikapi dengan rasional.
Yang terpenting menurutnya, keagungan Idul Adha harus tetap terjaga dan persatuan dan persaudaraan tetap terpelihara. Baca juga: Muhammadiyah dan NU Beda Idul Adha, MUI: Itu Biasa
"Nilai dan spirit kurban yang menjadi substansi Idul Adha yang telah dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dapat kita aktualisasikan dalam praksis kehidupan untuk mewujudkan kemaslahatan dan kesejahteraan bagi umat Islam dan Bangsa Indonesia," pungkasnya.
Yang terpenting menurutnya, keagungan Idul Adha harus tetap terjaga dan persatuan dan persaudaraan tetap terpelihara. Baca juga: Muhammadiyah dan NU Beda Idul Adha, MUI: Itu Biasa
"Nilai dan spirit kurban yang menjadi substansi Idul Adha yang telah dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dapat kita aktualisasikan dalam praksis kehidupan untuk mewujudkan kemaslahatan dan kesejahteraan bagi umat Islam dan Bangsa Indonesia," pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :