Perindo: Perbedaan Hari Raya Idul Adha Harus Disikapi dengan Bijak dan Saling Menghormati

Kamis, 30 Juni 2022 - 20:44 WIB
loading...
Perindo: Perbedaan Hari...
Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Keagamaan Abdul Khaliq Ahmad mengatakan perbedaan jatuhnya Hari Raya Idul Adha bukan untuk diperdebatkan. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah jatuh pada Minggu 10 Juli 2022. Tanggal yang sama juga telah ditetapkan oleh salah organisasi masyarakat keagamaan, Nahdlatul Ulama (NU).

Penetapan Hari Idul Adha oleh Kemenag berdasarkan hasil Sidang Isbat penentuan awal bulan Dzulhijah 1443 H yang dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa'adi. Hasil Sidang Isbat tersebut berbeda dengan Muhammadiyah yang telah menetapkan Hari Raya Idul Adha pada Sabtu 9 Juli 2022 berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal. Baca juga: Perbedaan Hari Raya Idul Adha 1443 H, Wapres: Masyarakat Sudah Dewasa, Toleransinya Sudah Tinggi



Menyikapi hal itu, Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Keagamaan Abdul Khaliq Ahmad mengatakan perbedaan tersebut bukan untuk diperdebatkan. Menurutnya, perbedaan bukan yang dilarang agama.

"Perbedaan penentuan tanggal Hari Raya Idul Adha 1443 H harus disikapi dengan bijak dan penuh dengan semangat saling menghormati. Karena perbedaan ini bukanlah sesuatu yang dilarang dan bahkan merupakan suatu rahmat bagi umat Islam. Perbedaan yang sama juga terjadi saat penentuan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 H," ujar Khaliq kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (30/6/2022).

Juru Bicara Nasional Partai Perindo itu melanjutkan perbedaan karena metode yang digunakan berbeda antara Kemenag dengan Muhammadiyah. Perbedaan tersebut, tutur Khaliq, mesti disikapi dengan rasional.

Yang terpenting menurutnya, keagungan Idul Adha harus tetap terjaga dan persatuan dan persaudaraan tetap terpelihara. Baca juga: Muhammadiyah dan NU Beda Idul Adha, MUI: Itu Biasa

"Nilai dan spirit kurban yang menjadi substansi Idul Adha yang telah dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dapat kita aktualisasikan dalam praksis kehidupan untuk mewujudkan kemaslahatan dan kesejahteraan bagi umat Islam dan Bangsa Indonesia," pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perindo Perkuat Pemahaman...
Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Ketua Umum Partai Perindo...
Ketua Umum Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo Hadiri Harlah ke-28 PKB di JCC Malam Ini
Apresiasi Penunjukan...
Apresiasi Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN, Amos Simanjuntak: Pilihan Tepat
Perludem Usulkan MMP,...
Perludem Usulkan MMP, Partai Perindo Sebut Jadi Alternatif Solutif Reformasi Pemilu
Perindo Dukung Perpres...
Perindo Dukung Perpres Ojol Jadi Payung Penguatan UMKM Digital dan Kesejahteraan Pengemudi
Dirikan LBH, Jro Bima:...
Dirikan LBH, Jro Bima: Perindo Bali Harus Jadi Rumah Keadilan
Alokasikan Pokir untuk...
Alokasikan Pokir untuk Aspal Jalan, Effendi Alung Konsisten Kawal Infrastruktur Jambi
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
Rekomendasi
10 Klub Sepak Bola Inggris...
10 Klub Sepak Bola Inggris dengan Suporter Paling Problematik
Pemerintah Bebaskan...
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor Komponen Pesawat dan LPG Petrokimia
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
Berita Terkini
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Infografis
Membedah Chromebook...
Membedah Chromebook Pilihan Nadiem dan Perbandingannya dengan Pasar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved