Tito: UU Pembentukan Provinsi Papua Diharapkan Percepat Birokrasi dan Pembangunan

Kamis, 30 Juni 2022 - 15:31 WIB
loading...
A A A
Namun demikian Tito tidak memungkiri bahwa masih kerap terjadi konflik di Papua baik masyarakat yang kontra dengan pemekaran ataupun gesekan TNI dan Polri dengan kelompok separatis bersenjata. ”Masih ada konflik memang di antar wilayah di Papua saya paham, saya paham itu tapi kita minta semua tokoh-tokoh untuk bisa menahan diri," tambah Tito.

Tiga RUU tentang Pembentukan Provinsi Papua tersebut kata Tito memang tidak 100% disetujui oleh seluruh lapisan masyarakat di Papua. Namun Tito menegaskan keputusan tersebut merupakan keputusan terbaik demi kesejahteraan seluruh warga Papua khususnya Orang Asli Papua.

"Inikan enggak mungkin menampung atau memuaskan semua pihak. Tapi ini sudah melalui penjaringan aspirasi termasuk DPR ke sana, ini perjalanan cukup panjang. Meskipun proses nya terlihat seperti pendek, tapi waktunya sudah cukup panjang. Diskusi dilakukan, komunikasi dilakukan, kita harap semua pihak bisa menerima," katanya.

Tito menyebut asalkan semua pihak memiliki visi dan misi yang sama dengan pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat Papua melalui pembangunan yang berkeadilan dan pelayanan masyarakat yang baik maka RUU tersebut seharusnya didukung dengan baik. "Kalau kita punya semangat yang sama untuk percepatan pembangunan Papua dan mensejahterakan rakyat terutama Orang Asli Papua," kata Tito.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Raih Penghargaan Garda...
Raih Penghargaan Garda Kemanusiaan Aceh, Safrizal: Penanganan Bencana Kerja Kolaboratif
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
Rekomendasi
Warga Jakarta Bisa Liburan...
Warga Jakarta Bisa Liburan Gratis ke Ancol Akhir Juni, Kuota Terbatas!
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Raih Penghargaan Garda...
Raih Penghargaan Garda Kemanusiaan Aceh, Safrizal: Penanganan Bencana Kerja Kolaboratif
Berita Terkini
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
MBG Perlu Dilanjutkan...
MBG Perlu Dilanjutkan dengan Evaluasi, Perbaikan Tata Kelola, dan Efisiensi Anggaran
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved