Gerakan Birukan Langit Indonesia, PAN Ajak Generasi Muda Peduli Lingkungan
Rabu, 29 Juni 2022 - 11:45 WIB
loading...
Gerakan Birukan Langit Indonesia hadir dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Perubahan iklim tak hanya menjadi isu nasional, tapi juga global. Sebuah survei memperlihatkan kecemasan tinggi yang dialami kaum muda tentang perubahan iklim. Mereka mengaku sangat khawatir akan nasib generasi mendatang.
Atas keresahan yang sama, gerakan 'Birukan Langit Indonesia' hadir dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Amanat Nasional (PAN).
Gerakan ini untuk mewadahi ide, gagasan dan aksi para kawula muda untuk membangun kesadaran mengenai pentingnya lingkungan hidup dan bangga menggunakan produk lokal (local pride).
Dengan pendekatan yang beragam dan kekinian, diharapkan para generasi muda bisa ikut ambil bagian dan terinspirasi dalam gerakan 'Birukan Langit Indonesia'
"Climate change, global warming, pengelolaan sampah ini sangat penting. Kalau tidak dilakukan dari sekarang, maka para anak muda ini tidak akan menjadi generasi emas di 2045," ungkap Ketua Pelaksana HUT dan Rakernas PAN, Bima Arya di Jakarta, Selasa (28/6/2022).
Berita baiknya kata Bima, mayoritas kalangan muda dari generasi Z (17-26 tahun) dan millennial (27-35 tahun) lebih peduli terhadap isu lingkungan atau pembangunan yang berkelanjutan dari pada pertumbuhan ekonomi.
"Generasi Z dan milenial ini peduli banget. Bahkan, dalam survei tersebut kalau ditanya pilih economy growth atau sustainable development? anak-anak muda lebih memilih pembangunan yang berkelanjutan," jelas Bima.
Atas keresahan yang sama, gerakan 'Birukan Langit Indonesia' hadir dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Amanat Nasional (PAN).
Gerakan ini untuk mewadahi ide, gagasan dan aksi para kawula muda untuk membangun kesadaran mengenai pentingnya lingkungan hidup dan bangga menggunakan produk lokal (local pride).
Dengan pendekatan yang beragam dan kekinian, diharapkan para generasi muda bisa ikut ambil bagian dan terinspirasi dalam gerakan 'Birukan Langit Indonesia'
"Climate change, global warming, pengelolaan sampah ini sangat penting. Kalau tidak dilakukan dari sekarang, maka para anak muda ini tidak akan menjadi generasi emas di 2045," ungkap Ketua Pelaksana HUT dan Rakernas PAN, Bima Arya di Jakarta, Selasa (28/6/2022).
Berita baiknya kata Bima, mayoritas kalangan muda dari generasi Z (17-26 tahun) dan millennial (27-35 tahun) lebih peduli terhadap isu lingkungan atau pembangunan yang berkelanjutan dari pada pertumbuhan ekonomi.
"Generasi Z dan milenial ini peduli banget. Bahkan, dalam survei tersebut kalau ditanya pilih economy growth atau sustainable development? anak-anak muda lebih memilih pembangunan yang berkelanjutan," jelas Bima.
Lihat Juga :