Anggota Komisi IX Buka Peluang Riset Program Ganja Medis di Indonesia
Rabu, 29 Juni 2022 - 11:39 WIB
loading...
A
A
A
Politikus PDI Perjuangan itu menjelaskan, di dunia kini terdapat lebih dari 50 negara yang telah memiliki program ganja medis, termasuk negara tetangga seperti Malaysia dan Thailand.
"Terlepas Indonesia akan melakukan program ganja medis atau tidak nantinya, riset adalah hal yang wajib dan sangat penting dilakukan untuk kemudian menjadi landasan bagi pengambilan kebijakan/penyusunan regulasi selanjutnya," tuturnya.
Baca juga: Cerita Andien Bertemu Ibu Pejuang Ganja Medis untuk Kesembuhan sang Anak
Karena itu, Charles menekankan agar riset medis harus terus berkembang dan dinamis demi tujuan kemanusiaan. "Demi menyelematkan kehidupan Pika, dan anak penderita radang otak lain, yang diyakini sang ibunda bisa diobati dengan ganja. Negara tidak boleh tinggal berpangku tangan melihat Pika Pika lain yang menunggu pemenuhan hak atas kesehatannya," katanya.
"Terlepas Indonesia akan melakukan program ganja medis atau tidak nantinya, riset adalah hal yang wajib dan sangat penting dilakukan untuk kemudian menjadi landasan bagi pengambilan kebijakan/penyusunan regulasi selanjutnya," tuturnya.
Baca juga: Cerita Andien Bertemu Ibu Pejuang Ganja Medis untuk Kesembuhan sang Anak
Karena itu, Charles menekankan agar riset medis harus terus berkembang dan dinamis demi tujuan kemanusiaan. "Demi menyelematkan kehidupan Pika, dan anak penderita radang otak lain, yang diyakini sang ibunda bisa diobati dengan ganja. Negara tidak boleh tinggal berpangku tangan melihat Pika Pika lain yang menunggu pemenuhan hak atas kesehatannya," katanya.
(abd)
Lihat Juga :