Dampak Covid-19, Din Syamsuddin: Akan Ada 12 Juta Pengangguran Baru

Kamis, 25 Juni 2020 - 14:19 WIB
loading...
A A A
“Ini artinya jutaan orang jatuh pada kemiskinan yang bersifat ektrem. Menurut Bank Dunia, pukulan paling keras menghantam negara yang mengalami pandemi paling parah,” katanya.

Din melanjutkan, dampak parah juga akan dirasakan negara yang memiliki ketergantungan pada perdagangan glonal, pariwisata, dan ekspor komoditas. Indonesia pun diperkirakan akan mengalami krisis ekonomi yang serius dan bervariasi dari satu daerah ke daerah lainnya.

Pemerintah, menurutnya, sudah menyatakan ada sekitar 5,2 juta orang yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Ini belum termasuk pekerja sektor informal yang sangat tergantung dari penghasilan harian.

Menurut dia, dengan kontraksi ekonomi 5-6% maka akan ada 12 juta pengangguran baru. Itu belum termasuk carry over dari tahun sebelumnya. Ini masalah ekonomi yang serius.

“Apakah semata-mata akibat corona sehingga Covid-19 kita tuduh sebagai biang kerok atau faktor-faktor lain. Bahwa gejala krisis ekonomi sudah bermulai jauh sebelum Covid-19. Kita saksikan Covid-19 menambah parah,” tuturnya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketum IDI Prediksi 5-10...
Ketum IDI Prediksi 5-10 Tahun Mendatang Terjadi Pengangguran Intelektual Dokter
BSKDN Kembangkan Instrumen...
BSKDN Kembangkan Instrumen untuk Ukur Kinerja Pemda Turunkan Pengangguran
Setahun Pemerintahan,...
Setahun Pemerintahan, Prabowo: Pengangguran Terbuka 4,67%, Terendah Sejak Krisis 1998
Setahun Pemerintahan...
Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Mampu Jaga Stabilitas Ekonomi dan Pangan
Mandaya Awards 2025,...
Mandaya Awards 2025, Cak Imin: Wujud Pengakuan Negara Terhadap Kerja Masyarakat
Presiden Prabowo Sebut...
Presiden Prabowo Sebut Angka Pengangguran dan Kemiskinan Absolut Menurun
Kondisi Angkatan Kerja...
Kondisi Angkatan Kerja RI: 7,2 Juta Pengangguran, 98,58 Juta Bekerja Penuh Waktu, Freelance 38,35 Juta
Ekonomi China Melambat,...
Ekonomi China Melambat, Generasi Muda Hadapi Pengangguran dan Tekanan Hidup
Mengatasi Pengangguran...
Mengatasi Pengangguran lewat Peningkatan Kompetensi Profesional Indonesia
Rekomendasi
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Australia di Piala AFF U-19 2026
Program Loyalitas Jadi...
Program Loyalitas Jadi Strategi Pusat Belanja Menjaga Kedekatan dengan Pengunjung
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Berita Terkini
PTPN III Gandeng KPK...
PTPN III Gandeng KPK Bangun Integritas dan Cegah Korupsi
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Hakim Ingatkan Tersangka...
Hakim Ingatkan Tersangka Bea Cukai Tak Berdusta: Di Akhirat Nanti Masuk Neraka
Hanura Bantah Punya...
Hanura Bantah Punya Yayasan Pengelola MBG, Sebut Narasi yang Beredar Hoaks
Kejagung Pelajari Bukti...
Kejagung Pelajari Bukti Terkait Pengajuan Justice Collaborator Eks Waka BGN Sony Sonjaya
Sidang PLK di PTUN,...
Sidang PLK di PTUN, Ahli Tegaskan Pencabutan Badan Hukum oleh Kemenkum Sudah Tepat
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved