Mengadu ke DPR, Ibu Penggugat Uji Materi Ganja Medis Berharap Pemerintah Buat Regulasi

Selasa, 28 Juni 2022 - 15:39 WIB
loading...
Mengadu ke DPR, Ibu...
Seorang ibu penggugat uji materi UU Narkotika terkait dengan legalisasi ganja untuk kebutuhan medis, Santi Warastuti bersama kuasa hukumnya mengadukan nasibnya ke Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Seorang ibu yang juga penggugat uji materi Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (UU Narkotika) terkait dengan legalisasi ganja untuk kebutuhan medis, Santi Warastuti bersama kuasa hukumnya mengadukan nasibnya ke Gedung DPR RI . Mereka diterima langsung oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.

Saat audiensi, Santi mengucapkan syukur karena apa yang diupayakannya bersama suami mendapatkan tanggapan yang bagus dari pimpinan DPR RI. Baca juga: Wapres Minta MUI Buat Kajian Wacana Ganja untuk Medis

"Saya sangat bersyukur sekali alhamdulillah apa yang saya aspirasikan mendapat tanggapan yang bagus dari bapak," ujar Santi seusai audiensi di Lantai 4 Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (28/6/2022).

Santi pun memohon doa dari semua pihak agar upaya ini berjalan lancar dan bisa menolong anaknya, juga menolong anak-anak lain. "Minta doanya dari semua semoga bisa berjalan dengan lancar dan bisa menolong anak saya dan anak-anak yang lain terutama," pintanya.

Santi menceritakan upayanya ini untuk menolong anaknya yang sering kejang karena mengidap celebral palcy. Kejang ini dapat menyebabkan kemunduran pada anak tersebut.

"Terutama untuk mengatasi kejang ya pak, yang utama itu. Setiap anak CP (celebral palcy) itu hampir semua disertai kejang. Setiap kejang terjadi pasti anak akan mengalami kemunduran dan itu sangat menyakitkan bagi kami karena untuk maju sedikit saja itu susah apalagi disertai kejang," ceritanya.

"Tidak setiap hari kejang tapi kalau dirata-rata seminggu bisa dua kali kejang," imbuh Santi.

Saat ditanya cara pengobatan dengan ganja itu, Santi mengaku belum tahu pasti untuk prosedurnya karena dirinya belum pernah menggunakan itu. Sehingga, upayanya ini untuk bisa melegalisasi ganja untuk kebutuhan medis.

"Makanya saya memohon kepada pemerintah untuk dibuatkan regulasi supaya nanti pemakainya pun terawasi," tuturnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Santi dari Jaringan Reformasi Kebijakan Narkotika, Singgih Tomi Gumilang menjelaskan MK menyampaikan bahwa hari ini pembahasannya dilakukan oleh Dewan Komisi Hakim, baru kemudian hakim mengeluarkan legal opinion.

"Setelah mereka sepakat baru ada keputusan baru diundang untuk dibacakan keputusan," katanya di kesempatan sama.

Kapan diputus perkara itu, menurut Singgih, perkara ini masih lama diputus karena hukum acara konstitusi tidak mengatur kapan perkara ini maksimal harus diputus sehingga pihaknya masih menunggu. Baca juga: Mengenal Cerebral Palsy, Penyakit yang Kabarnya Hanya Bisa Diatasi Ganja Medis

"Makanya kemarin Bu Santi melakukan aksi jalan untuk mendesak agar segera diputus, karena sudah hampir dua tahun sejak November 2020. Hari ini belum ada keputusan dari Mahkamah Konstitusi itu yang sampai hari ini kami dorong untuk segera diputus," tandasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Setujui 7 Anggota Komisi Informasi Pusat 2026-2030, Ini Daftarnya
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Dr. Suzanne Huurman,...
Dr. Suzanne Huurman, Satu-Satunya Kepala Medis Perempuan di Piala Dunia 2026
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Rekomendasi
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli
5 Fakta Menarik Norwegia...
5 Fakta Menarik Norwegia Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 usai Singkirkan Pantai Gading
Berita Terkini
Pastikan Jokowi Hadiri...
Pastikan Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa, Andi Azwan: untuk Buktikan Keaslian Ijazah
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: JPU Abaikan Sejumlah Laporan Pelapor dalam Dakwaan
Presiden Prabowo Jadi...
Presiden Prabowo Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Bhayangkara di Cikeas
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Infografis
Pemerintah dan DPR Setujui...
Pemerintah dan DPR Setujui Bahas Revisi Undang-undang Desa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved