Padepokan Kosgoro 57 Nilai Golkar Perlu Bangun Komunikasi dengan Prabowo
Rabu, 22 Juni 2022 - 14:32 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, Golkar harus bisa mengambil momentum untuk bisa mengusung capres yang tepat, yang juga bisa meningkatkan suara partai. “Pastinya Golkar harus ikut menjadi partai pemenang dalam koalisi Pilpres 2024 mendatang," ungkapnya.
Dia pun memandang positif pertemuan antara Prabowo Subianto dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di kediaman Prabowo, Kertanegara, Jakarta Selatan, beberapa hari lalu. "Pertemuan kemarin itu antara Cak Imin dengan Prabowo saya kira sangat baik dalam rangka mencairkan ketegangan politik di masyarakat terutama di kalangan warga Nahdliyin dengan kelompok masyarakat lain," tuturnya.
Dia pun melihat apa yang dilakukan Cak Imin itu sangat jeli untuk bermanuver mencari tempat agar mendapat peluang di 2024. Apalagi, kata dia, PKB belum pernah berkoalisi dengan Partai Gerindra.
"Dan saat ini ada upaya untuk mendekat. Namun saya lihat dalam konteks Pemilu 2004, Prabowo masih menjadi calon potensial untuk diusung sebagai capres, bukan Cak Imin," ucapnya.
Bagi Ridwan, tidak masalah Prabowo kembali maju menjadi capres nantinya. "Khofifah dulu dua kali nyalon gubernur Jatim juga gagal, baru ketiga kalinya jadi. Prabowo juga begitu, nanti untuk ketiga kalinya dia bisa jadi Presiden," pungkasnya.
Dia pun memandang positif pertemuan antara Prabowo Subianto dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di kediaman Prabowo, Kertanegara, Jakarta Selatan, beberapa hari lalu. "Pertemuan kemarin itu antara Cak Imin dengan Prabowo saya kira sangat baik dalam rangka mencairkan ketegangan politik di masyarakat terutama di kalangan warga Nahdliyin dengan kelompok masyarakat lain," tuturnya.
Dia pun melihat apa yang dilakukan Cak Imin itu sangat jeli untuk bermanuver mencari tempat agar mendapat peluang di 2024. Apalagi, kata dia, PKB belum pernah berkoalisi dengan Partai Gerindra.
"Dan saat ini ada upaya untuk mendekat. Namun saya lihat dalam konteks Pemilu 2004, Prabowo masih menjadi calon potensial untuk diusung sebagai capres, bukan Cak Imin," ucapnya.
Bagi Ridwan, tidak masalah Prabowo kembali maju menjadi capres nantinya. "Khofifah dulu dua kali nyalon gubernur Jatim juga gagal, baru ketiga kalinya jadi. Prabowo juga begitu, nanti untuk ketiga kalinya dia bisa jadi Presiden," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :