Tetapkan Hari Raya Idul Adha, PBNU Bakal Gelar Rukyatul Hilal di 55 Lokasi
Selasa, 21 Juni 2022 - 14:40 WIB
loading...
A
A
A
"Berdasarkan pada prasyarat tersebut, maka sesungguhnya pada Rabu 29 Dzulqo'dah 1443 H kelak posisi hilal di seluruh Indonesia tidak ada yang memenuhi kriteria IRNU. Sehingga, apabila terdapat laporan terlihatnya hilal, maka secara kelembagaan akan ditolak," ujar dia.
Ma'rufin mengatakan, hal ini pun berlaku bagi struktur (jamiyyah) NU, baik di tingkat pengurus besar, propinsi (pengurus wilayah) hingga kabupaten/kota (pengurus cabang) beserta turunannya.
Meski kriteria IRNU baru diterapkan per Ramadhan 1443 H lalu dan secara teknis dan psikologis membutuhkan waktu untuk tersosialisasi, maka Ketua Umum PBNU, kata Ma'rufin akan mengambil kebijakan hadidul bashar.
"Apabila pada Rabu 29 Dzulqo'dah 1443 H tersebut ada yang mengaku melihat hilal maka kesaksiannya hanya berlaku untuk dirinya sendiri dan kalangan sekitar yang mempercayai kesaksiannya. Jadi berlaku tapi terbatas, bukan untuk jamiyyah," tutupnya.
Ma'rufin mengatakan, hal ini pun berlaku bagi struktur (jamiyyah) NU, baik di tingkat pengurus besar, propinsi (pengurus wilayah) hingga kabupaten/kota (pengurus cabang) beserta turunannya.
Meski kriteria IRNU baru diterapkan per Ramadhan 1443 H lalu dan secara teknis dan psikologis membutuhkan waktu untuk tersosialisasi, maka Ketua Umum PBNU, kata Ma'rufin akan mengambil kebijakan hadidul bashar.
"Apabila pada Rabu 29 Dzulqo'dah 1443 H tersebut ada yang mengaku melihat hilal maka kesaksiannya hanya berlaku untuk dirinya sendiri dan kalangan sekitar yang mempercayai kesaksiannya. Jadi berlaku tapi terbatas, bukan untuk jamiyyah," tutupnya.
(maf)
Lihat Juga :