Irjen Pol (Purn) Hamidin Aji Amin, Praktisi Terorisme yang Hobi Menulis dan Melukis

Kamis, 08 Agustus 2024 - 10:08 WIB
loading...
Irjen Pol (Purn) Hamidin...
Praktisi Penanganan Terorisme, Irjen Pol (purn) Hamidin Aji Amin. Foto-foto: Instagram @hamidin_ajiamin
A A A
WAKTU menunjukkan pukul 23.45 Wib, kala serombongan pria membubarkan diri usai pertemuan malam itu, di salah satu sudut daerah Sepatan, Tangerang, Banten, persisnya di sebuah bangunan kayu terapung di atas kolam ikan dengan hamparan sawah nan hijau di belakangnya. Meski terlihat lelah, Irjen Pol (purn) Hamidin Aji Amin-si empu yang punya tempat masih bersemangat untuk bercerita.

“Kapan-kapan kita ngobrol lagi,” kata Hamidin menutup perbincangannya dan berpamitan. Di sela obrolan santai malam itu, ia berkesempatan memberi kenang-kenangan sebuah buku berjudul “Wajah Baru Terorisme”.

Sekilas buku bersampul merah setebal 252 halaman karyanya itu, menarik untuk dibaca. Ini karena judulnya yang menggoda dan membuat orang penasaran untuk bertanya tentang bagaimana sesungguhnya wajah baru terorisme itu. Rasa penasaran makin berkelindan lantaran Hamidin seorang praktisi penanganan terorisme, yang pastinya paham betul tentang persoalan terorisme.

“Mempelajari perkembangan terorisme tentu akan menjadi lebih menarik apabila kita ikut terlibat secara emosional dan ambil bagian dalam proses penanganannya, khususnya pada perspektif pendekatan lunak-nonpro justitia. Mendengar sebuah kuliah atau ceramah tentang terorisme tentu akan berbeda dengan mendengar langsung dari orang-orang yang pernah terlibat dalam tindakan mengerikan tersebut.”

Pengantar yang digoreskan Hamidin Aji Amin di bukunya tersebut secara eksplisit mengajak masyarakat Tanah Air, lebih luas lagi masyarakat dunia, untuk bersama-sama bergandengan tangan terlibat dalam penanganan terorisme . Keterlibatan itu bisa dimulai dari membaca dan memahami buku yang dihadirkannya ini.

baca juga: Membaca Terorisme Lewat Perspektif Pendekatan Lunak-Nonpro Justitia

Sebagai sosok yang memiliki basic penanganan terorisme, tentu Hamidin dengan mudah membedah dan memetakan persoalan terorisme Indonesia. Berkat pengalamannya itu pula, ia kerap bepergian keluar negeri untuk berbicara tentang penanganan terorisme di forum-forum besar internasional.

Irjen Pol (Purn) Hamidin Aji Amin, Praktisi Terorisme yang Hobi Menulis dan Melukis

Hamidin Aji Amin menjadi pembicara di Rapat Koordinasi Fungsi Imigrasi
Perwakilan RI di Seoul, Korea Selatan tahun 2018.

“Cita-cita saya itu sebenarnya ingin jadi diplomat, bukan polisi. Waktu kecil saya terinspirasi Menlu Adam Malik yang dulu sering tampil di televisi. Waktu itu saya berpikir hebat sekali bapak ini, bisa bicara di forum-forum internasional, bisa ke luar negeri. Tapi walau tidak jadi diplomat, saya tetap bisa ke luar negeri, keliling ke banyak negara. Ini semua berkat jadi polisi. Dan ini sudah jalan Tuhan, tinggal kita bersyukur dan menjalaninya dengan baik,” ujar Hamidin.

Hamidin menceritakan, semasa aktif menjadi anggota polisi, hampir semua tugas dan tanggung jawabnya dilaksanakan pada tataran operasional. Lulusan Akpol 1987 ini lebih banyak berpengalaman dalam bidang Brigade Mobil (Brimob). Dari jabatan Kasat Brimob Polda Sulawesi Utara pada 2000 hingga Direktur Pencegahan BNPT pada 2015, dan Deputi III Bidang Kerja Sama Internasional BNPT pada 2017 ia laksanakan. Terakhir, sebelum menjabat Kapolda NTT pada 2 September 2019, Hamidin selama delapan bulan menjabat Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel).

Selama memegang jabatan-jabatan tersebut, banyak prestasi dan kasus besar yang ditangani. Mulai dari menjadi Kapolsek pertama untuk pos perbatasan di Entikong Kalimantan Barat saat ketegangan antara Indonesia dan Malaysia, memimpin operasi Poso saat menjabat Kasubden Penindak Densus 88, menangani kasus Antasari Azhar saat menjabat Kapolres Metro Tangerang, dan juga menangani demonstrasi Kerbau SiBuYa saat bertugas sebagai Kapolres Metro Jakarta Pusat di masa Presiden SBY.

Buku Wajah Baru Terorisme

Kembali ke soal penanganan terorisme, Hamidin mengatakan, penyebaran radikalisme dan terorisme dari waktu ke waktu mengalami perubahan, baik sejak zaman pasca kemerdekaan hingga zaman bom bali dan sampai zaman sekarang ini. Karenanya ia berharap media tidak melakukan glorifikasi dan produkasi terhadap isu radikalisme dan terorisme yang mengancam keutuhan bangsa.

Irjen Pol (Purn) Hamidin Aji Amin, Praktisi Terorisme yang Hobi Menulis dan Melukis

Hamidin Aji Amin (kanan) menandatangi buku “Wajah Baru Terorisme”
yang diberikannya kepada seorang temannya.

"Bicara radikalisme dan terorisme hari ini, tidak hanya menimpa kelompok tertentu yang basically sudah radikal, tetapi ancaman ini bisa datang juga di tengah tengah keluarga dan kelompok," ujar pria kelahiran 17 Oktober 1962 ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hari Ini Kortas Tipikor...
Hari Ini Kortas Tipikor Polri Panggil Eks Wakapolri Oegroseno untuk Klarifikasi Lahan Sepolwan
MUI Soroti Penangkapan...
MUI Soroti Penangkapan Ulama Palestina Sheikh Abdul Karim Raed Miqdad, Pertanyakan Verifikasi Tuduhan Terorisme
3 Purnawirawan Polri...
3 Purnawirawan Polri Dianugerahi Pangkat Kehormatan: Sidarto Danusubroto, Taufiequrachman Ruki, dan Taufiq Effendi
Singgung Perbedaan Pandangan,...
Singgung Perbedaan Pandangan, Dudung Ajak Purnawirawan TNI-Polri Jaga Persatuan
Densus Ungkap 247 Anak...
Densus Ungkap 247 Anak Terpapar Radikalisme dan Kekerasan Sepanjang 2026
Prabowo Terbitkan Perpres...
Prabowo Terbitkan Perpres Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Mengarah Terorisme
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Dosen UIN Sunan Ampel:...
Dosen UIN Sunan Ampel: Dana Asing Tak Dilarang tapi Negara Wajib Mengawasi
Polda Riau Perkuat Kolaborasi...
Polda Riau Perkuat Kolaborasi Strategis dengan Polis Malaysia Tangani Narkoba hingga Terorisme
Rekomendasi
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pemerintah Bebaskan...
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor Komponen Pesawat dan LPG Petrokimia
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Berita Terkini
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved