Baitul Muslimin Indonesia: Puan Maharani Sosok Pemimpin Nasionalis Religius
Sabtu, 18 Juni 2022 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
Bicara Bung Karno jelas adalah sosok nasionalis tulen, tetapi juga menggali sumber kekuatan politiknya bersama tokoh-tokoh Islam seperti HOS Cokroaminoto pendiri Serikat Islam (SI) sekaligus mertua Bung Karno sendiri. Bukan hanya itu, Bung Karno memiliki kedekatan khusus dengan tokoh-tokoh Islam serta menjadi orang pertama di PBB yang menyampaikan pesan Al-Quran di hadapan pemimpin-pemimpin dunia.
Baca juga: Puan: Sekarang Mesin PDIP Harus Sudah Panas Kalau Mau Hattrick di 2024
“Kalau citra religius Bung Karno itu jelas sekali. Ditambah lagi warisan dari sang ayah Pak Taufiq Kiemas yang ayahnya orang Sumatera Selatan, sedangkan ibunya seorang Minangkabau. Jelas sekali dalam diri Puan itu Indonesia yang beraneka ragam, ada darah Jawa, ada Bali, ada Sumatera Selatan, dan Minangkabau. Jadi Kebangsaan sudah jelas dipadu dengan kekuatan religius maka itu akan menjadi perpaduan yang kuat dan ideal,” sambung Hamka.
Selama ini juga dia melihat Puan banyak memberi perhatian pada kegiatan-kegiatan keagamaan seperti ibadah haji, memastikan anak-anak banyak menghafalkan Quran, pengajian dan belum lama ini mempersembahkan sebuah Masjid At Taufiek di halaman kantor sekolah partai PDI Perjuangan.
“Jadi kekuatan nasionalis-religius itu lengkap ada pada sosok Puan. Dan ini ideal untuk Indonesia karena yang mampu menjaga Pancasila tetap tegak ke depan adalah kekuatan nasionalis-religius itu. Ibu Puan memiliki dua-duanya,” ucapnya.
Baca juga: Puan: Sekarang Mesin PDIP Harus Sudah Panas Kalau Mau Hattrick di 2024
“Kalau citra religius Bung Karno itu jelas sekali. Ditambah lagi warisan dari sang ayah Pak Taufiq Kiemas yang ayahnya orang Sumatera Selatan, sedangkan ibunya seorang Minangkabau. Jelas sekali dalam diri Puan itu Indonesia yang beraneka ragam, ada darah Jawa, ada Bali, ada Sumatera Selatan, dan Minangkabau. Jadi Kebangsaan sudah jelas dipadu dengan kekuatan religius maka itu akan menjadi perpaduan yang kuat dan ideal,” sambung Hamka.
Selama ini juga dia melihat Puan banyak memberi perhatian pada kegiatan-kegiatan keagamaan seperti ibadah haji, memastikan anak-anak banyak menghafalkan Quran, pengajian dan belum lama ini mempersembahkan sebuah Masjid At Taufiek di halaman kantor sekolah partai PDI Perjuangan.
“Jadi kekuatan nasionalis-religius itu lengkap ada pada sosok Puan. Dan ini ideal untuk Indonesia karena yang mampu menjaga Pancasila tetap tegak ke depan adalah kekuatan nasionalis-religius itu. Ibu Puan memiliki dua-duanya,” ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :