Mengenal Letkol Dhomber, Putra Asli Dayak Penguasa Perang Udara di Kalimantan

Selasa, 14 Juni 2022 - 06:09 WIB
loading...
A A A
Selain itu, Dhomber juga mengubah namanya menjadi Jose Sabtall bin Moehamad Djamil. Siasat ini ternyata berhasil mengelabui Dinas Intelejen NICA, terbukti saat mereka mengurus surat jalan untuk melanjutkan perjalanan menuju Derawan, polisi NICA tanpa curiga memberikannya.

Status sebagai orang Filipina menyebabkan mereka dengan leluasa membuka jaringan pos penghubung di Tawao, dan berhasil mengadakan kontak dengan para pejuang Indonesia yang berada di Filipina, Labuan, Singapura, Nunukan, Tarakan, Balikpapan. Mereka juga merintis kontak dengan para pejuang di Kalimantan Selatan dan Dayak Besar.

Data-data yang dianggap penting mereka kumpulkan, di antaranya tentang kesiapsiagaan tentara KNIL, pemerintah daerah NICA, serta instansi NICA lainnya, termasuk situasi politik, sosial, dan budaya. Semua aktivitas intelijen pejuang Indonesia di Kalimantan Timur, khususnya di wilayah Kesultanan Bulungan dalam Operasi Aksi Kalimantan pada tahun 1947 ini, dilaporkan oleh Dhomber melalui suratnya yang ditujukan kepada Komandan Pasukan MN 1001 Mobiele Brigade Markas Besar Tentara di Yogyakarta.

Keberhasilan operasi militer pertama pasukan payung AURI dalam penerjunan ke pedalaman Kalimantan tanggal 17 Oktober 1947 dan keberhasilan rombongan pejuang Republik Indonesia menembus blokade Belanda hingga akhirnya mendarat di Manila Filipina tanggal 18 Oktober 1947, telah membuka mata dunia bahwa Kalimantan adalah salah satu bagian dari RI yang tidak dapat terpisahkan. Berita tersebut begitu mengejutkan dan telah menjadi topik utama pemberitaan di beberapa surat kabar di negeri Belanda.

Pada tanggal 6 Desember 1947 Mayor Tjilik Riwut sebagai Komandan MN 1001 MBT mendapat perintah untuk membentuk Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kalimantan baik bersifat Batalion maupun Resimen dengan maksud untuk mempersatukan perjuangan yang ada di Kalimantan. Atas dasar perintah tersebut, kemudian Mayor Tjilik Riwut mengirim utusan untuk menjajaki pembentukan TNI di Kalimantan.

Utusan yang dikirim ke Kalimantan adalah Domay Agan, Wakil Kepala Staf Pasukan MN 1001 sebagai Komandan Patroli; Letnan Abdusjukurrachim, sebagai Wakil Komandan Sektor Kalimantan Tenggara; Letnan Monopol Mohammmad, sebagai Koordinator Gerakan Rahasia terutama untuk daerah Sampit; Dhomber, pemuda asli Kalimantan yang bertugas untuk mengorganisir gerakan perjuangan yang ada di Kalimantan.

Dhomber yang telah menjadi bagian dari sejarah perjuangan rakyat Indonesia di Kalimantan Timur semakin mendapat tempat di Angkatan Udara. Kiprahnya yang gemilang memposisikan Dhomber menjadi penguasa perang udara di Kalimantan, yaitu ketika menjadi Komandan Detasemen AURI Balikpapan pada tahun 1958. Kemudian pada tahun 1961-1963 Dhomber juga dipercaya sebagai Komandan Lanud Iskandar Muda (Pangkalan Bun) Kalimantan Tengah.

Jabatan yang pernah diemban Dhomber setelah bergabung dengan AURI selesai mengikuti Sekolah PARA AURI di Maguwo pada tahun 1947 yaitu, Anggota ADPAU PST MBAU tahun 1952, Kepala Seksi Intel KPU BPD tahun 1954, Komandan Pangkalan Udara Balikpapan tahun 1958, Komandan KPU Pangkalan Bun tahun 1960, Perwira DP Panglima Korud II Kalimantan tahun 1966, Perwira Karya Lanud Sjamsudin Noor 1967, Anggota DPRD Tk. I Provinsi Kalimantan Selatan tahun 1968-1971, Pamen DP Lanud Syamsudin Noor dengan pangkat Letnan Kolonel dan pensiun tahun 1979.

Sedangkan tanda kehormatan yang dimiliki Dhomber antara lain, Bintang Satyalancana Kesetiaan VIII, Satyalancana Sapta Marga, Satyalancana Wira Dharma, Satyalancana Kesetiaan XVI, Satyalancana Kesetiaan XXIV, Gelar kehormatan Veteran Pejuang, Medali Perjuangan Angkatan 45, Tanda Kehormatan Bintang Swa Bhuana Paksa Nararya.

Dhomber meninggal pada tanggal 5 November 1997 dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Indra Pura Pangkalan Bun. Untuk mengenang jasa-jasa Dhomber, nama Dhomber diabadikan menjadi nama Pangkalan Udara (Lanud) di Kalimantan Timur. Baca juga: Profil Laksda Abdul Rasyid, Pangkoarmada RI Baru yang Kenyang Pengalaman Tugas di Kapal Perang

Sesuai dengan Keputusan Kepala Staf Angkatan Udara Nomor Kep/660a/VI/2018 tanggal 11 Juli 2018 nama Lanud yang semula bernama Lanud Balikpapan diganti menjadi Lanud Dhomber disingkat Lanud Dmb. Pada tanggal 26 Juli 2018 Pangkalan Udara (Lanud) Dhomber diresmikan oleh KSAU.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
Maarif Institute Ajak...
Maarif Institute Ajak Publik Meneladani Buya Syafii melalui Pentas Budaya
6 Pati TNI AU Duduki...
6 Pati TNI AU Duduki Jabatan Strategis usai Sertijab, Ini Nama-namanya
TB Hasanuddin Minta...
TB Hasanuddin Minta Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP Dikaji
11 Pati TNI AU Terima...
11 Pati TNI AU Terima Tanda Kehormatan Bintang Yudha Dharma Pratama, Ini Namanya
Momen Pesawat Kepresidenan...
Momen Pesawat Kepresidenan Dikawal 4 Unit F-16 dan 2 T50 Golden Eagle
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Jadi Senjata Canggih...
Jadi Senjata Canggih Baru Indonesia, Ini Kehebatan Rudal Meteor
Tongkat Komando Lanud...
Tongkat Komando Lanud Manuhua Biak Beralih ke Kolonel Rohmat Kusmayadi
Rekomendasi
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved